kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.758   1,00   0,01%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

GIPI: Kerugian industri pariwisata akibat virus corona capai US$ 9 juta


Selasa, 04 Februari 2020 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Jumlah wisatawan ke Bali berkurang akibat virus corona


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China merupakan negara terbesar kedua setelah Malaysia menurut daerah asal turis mancanegara. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) wisman China yang datang ke Indonesia rerata berjumlah 150.000 kunjungan setiap bulannya.

Terakhir, BPS menyebut bahwa jumlah turis asal China yang datang ke Tanah Air selama Desember 2019 berjumlah 154.000 kunjungan, atau sekitar 11,2% dari keseluruhan wisman yang datang ke Tanah Air.

Baca Juga: Jokowi minta Indonesia manfaatkan ceruk peluang akibat virus korona

Angka tersebut melonjak dibandingkan dengan November 2019 yang tercatat sebanyak 147.000 kunjungan atau setara dengan 11,4% dari seluruh turis asing yang melancong ke Indonesia.

Dari total wisman secara tahunan, pada 2019 diketahui terdapat 16,1 juta kunjungan. Capaian itu tumbuh tipis 1,8% dibandingkan periode yang sama 2018 dengan jumlah 15,8 juta kunjungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×