kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Golden Energy Mines (GEMS) Dapat Kucuran Kredit dari Bank Mega (MEGA)


Minggu, 23 Maret 2025 / 11:54 WIB
Golden Energy Mines (GEMS) Dapat Kucuran Kredit dari Bank Mega (MEGA)
ILUSTRASI. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyebutkan PT Bank Mega Tbk (MEGA) telah efektif menjadi kreditur tambahan dalam perjanjian kredit sindikasi yang sebelumnya terjalin antara GEMS dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyebutkan PT Bank Mega Tbk (MEGA) telah efektif menjadi kreditur tambahan dalam perjanjian kredit sindikasi yang sebelumnya terjalin antara GEMS dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sebagaimana diketahui, perjanjian kredit sindikasi ini tidak hanya melibatkan GEMS, melainkan juga beberapa anak usaha langsung dan tidak langsung seperti PT Borneo Indobara, PT Kuansing Inti Makmur, PT Barasentosa Lestari, PT Roundhill Capital Indonesia, dan PT Karya Mining Solutions. Adapun limit accordion atau batas kesepakatan pemberian dana dalam perjanjian tersebut ditetapkan maksimal senilai US$ 20 juta.

Kepastian Bank Mega menjadi kreditur tambahan untuk GEMS dan beberapa anak usahanya tersebut tertuang dalam Surat dari Agen Fasilitas No. CBG.CB4/2775/2025 tanggal 21 Maret 2025 lalu.

“Perjanjian kredit sindikasi ini akan mendukung kinerja operasional perusahaan,” ujar Corporate Secretary Golden Energy Mines Sudin SH dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3).

Baca Juga: Tahun 2025, Golden Energy Mines (GEMS) Alokasikan Capex Hingga US$ 35 Juta

Selain itu, fasilitas kredit ini akan memperkuat kondisi keuangan GEMS, sehingga pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kelangsungan usaha anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tersebut.

Asal tahu saja, pendapatan usaha GEMS mengalami penurunan sebesar 6,55% year on year (yoy) menjadi US$ 2,71 miliar pada akhir 2024. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk GEMS juga berkurang 8,60% yoy menjadi US$ 473,41 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×