kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Harga batubara acuan Desember turun US$0,8 per ton


Selasa, 12 Desember 2017 / 22:23 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian ESDM menetapkan harga batubara acuan (HBA) periode Desember 2017 mengalami penurunan US$ 0,8 per ton menjadi US$ 94,04 per ton dibandingkan periode November 2017 sebesar US$ 94,84 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan secara tahunan (year on year), HBA Desember 2017 turun US$ 7,65 per ton dibandingkan US$ 101,69 per ton pada Desember 2016.

"Penurunan ini dikarenakan pada minggu kedua dan ketiga bulan November 2017 harga sempat turun hingga menyentuh angka US$ 89-90 per ton, yang salah satunya dipengaruhi penurunan permintaan Tiongkok karena adanya pembatasan impor," katanya.

HBA Desember 2017, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 4120 K/32/MEM/2017 pada 8 Desember 2017 tersebut, merupakan harga untuk penjualan langsung (spot) periode 1 Desember hingga 31 Desember 2017 pada titik serah penjualan di atas kapal pengangkut (freight on board/FOB).

Angka HBA itu diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batubara yang sudah umum digunakan dalam perdagangan batubara dunia yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada periode bulan sebelumnya.

Penentuannya disetarakan pada nilai kalori batubara 6.322 kkal per kilogram "gross as received" (GAR), kandungan air (total moisture) 8 %, kandungan sulfur 0,8 % "as received" (ar), dan kandungan "ash" 15 persen ar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×