kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.080   -31,00   -0,17%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Harga batubara bergejolak, dua emiten ini tetap akan akuisisi lahan tambang di 2020


Selasa, 10 Desember 2019 / 16:54 WIB
ILUSTRASI. Tren penurunan harga batubara belum tentu jadi petaka bagi para pelaku industri di dalamnya. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/pras.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Yudho Winarto

"Yang paling penting lahan tambang tersebut bisa memberi manfaat bagi kami secara berkelanjutan," ungkap Adrian.

Baca Juga: Penerimaan negara seret, alokasi dana bagi hasil tahun 2019 lebih kecil

Sebagai informasi, ABMM memiliki lahan pertambangan batubara di Aceh melalui PT Mifa Bersaudara dan Kalimantan Selatan lewat PT Tunas Inti Abadi.

Di luar itu, Adrian bilang pihaknya akan berupaya menambah kontrak-kontrak baru di bidang jasa kontraktor pertambangan batubara di tahun depan terlepas dari faktor pergerakan harga komoditas tersebut.

Selain itu, ABMM juga berusaha memperbaiki strategi operasional sehingga seluruh biaya pengeluaran terkait aktivitas tambang batubara terintegrasi yang dikelola perusahaan bisa berkurang.

"Harga batubara tidak bisa kami kontrol. Makanya kami perlu menyesuaikan strategi dan ekspansi bisnis tetap akan jalan," terang dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×