kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Harga CPO menguat, laba Astra Agro Lestari (AALI) melesat 294% pada 2020


Rabu, 24 Februari 2021 / 19:06 WIB
Harga CPO menguat, laba Astra Agro Lestari (AALI) melesat 294% pada 2020
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

Setelah pendapatan AALI dikurangi pengeluaran pada berbagai pos beban, AALI berhasil mengempit laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan alias laba bersih sebesar  Rp 833,09 miliar di tahun 2020. Angka tersebut melesat  294,61% dibanding laba bersih AALI di tahun 2019 yang mencapai Rp 211,11 miliar.

Sejauh ini, Tofan mengaku belum bisa membeberkan bagaimana proyeksi kinerja AALI di tahun 2021. Ia beralasan, AALI sebagai pelaku usaha tidak bisa menerka bagaimana tren perkembangan harga CPO ke depan. Meski begitu, AALI siap menyongsong tahun 2021 dengan langkah-langkah bisnisnya.

“Kami siap pada harga berapapun, tetapi kami berharap harga CPO akan berada pada level yang kondusif dan mendukung profitabilitas dan pertumbuhan usaha,” ujar Tofan kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Tingkatkan produktivitas, ini yang dilakukan Astra Agro Lestari (AALI)

Tahun ini, AALI mengincar pertumbuhan produksi kurang lebih 5% dari hasil kebun inti. AALI tidak mengungkap proyeksi pertumbuhan produksi untuk kebun non inti.

Untuk menunjang kegiatan usaha, AALI berencana menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sekitar Rp 1 triliun pada tahun 2021. Sekitar Rp 700 miliar dari dana capex yang dianggarkan rencananya dipergunakan untuk perawatan tanaman yang belum menghasilkan dan program replanting yang setiap tahunnya dicanangkan seluas 5.000 hektare hingga 6.000 hektar (ha).

Sementara itu, sisanya akan dialokasikan untuk perawatan rutin aset tetap seperti jembatan, perumahan karyawan, jalan dan perawatan di pabrik. Besaran dana capex bisa mengalami perubahan seperti misalnya naik menjadi Rp 1,5 triliun, bergantung pada kondisi bisnis yang ada.

Selanjutnya: Astra Agro (AALI) fokuskan belanja modal untuk perawatan tanaman dan replanting

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×