CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Harga gabah turun, ini faktor penyebabnya


Jumat, 12 April 2019 / 20:07 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) meminta Perum Bulog untuk meningkatkan serapan gabah petani. Menyusul turunnya harga gabah saat ini.

Ketua Perpadi Sutarto Alimoeso bilang, turunnya harga gabah saat ini kemungkinan disebabkan beberapa faktor. Pertama, kualitas gabah yang menurun sehingga saat menjadi beras kurang bagus. Penurunan kualitas ini bisa jadi karena bibit yang kurang baik atau karena faktor cuaca.

Kedua, faktor produksi yang berlebih di beberapa daerah seperti D.I Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sehingga harga menjadi turun.

Ketiga, masa panen yang bersamaan dengan musim hujan membuat gabah mesti dikeringkan sebelum diolah. Padahal, salah satu kendala saat ini adalah belum banyak tersedianya mesin pengering.

"Di Yogyakarta bahkan harganya ada yang sampai Rp 3.400, Rp 3.500," kata Sutarto, Jumat (12/4).

Sementara itu, Direktur Utama Food Station Arief Prasetyo Adi mengatakan, stok beras di pasar induk beras Cipinang (PIBC) saat ini di atas 35.000 ton. "Dari total itu sekitar 80 % premium dan medium 20%," katanya.

Ia bilang, pasokan beras di PIBC berasal dari Jawa Tengah. Arief mengatakan stop beras mampu mencukupi menjelang puasa. "Pasokannya cukup," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×