kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.913   11,00   0,07%
  • IDX 7.572   -367,40   -4,63%
  • KOMPAS100 1.057   -53,83   -4,85%
  • LQ45 770   -35,63   -4,42%
  • ISSI 268   -15,18   -5,36%
  • IDX30 409   -17,43   -4,08%
  • IDXHIDIV20 501   -17,38   -3,35%
  • IDX80 119   -5,83   -4,68%
  • IDXV30 136   -4,68   -3,32%
  • IDXQ30 132   -5,22   -3,80%

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pertamina Belum Berencana Naikkan Harga BBM


Rabu, 04 Maret 2026 / 13:35 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pertamina Belum Berencana Naikkan Harga BBM


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memastikan belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) meski harga minyak global tengah melonjak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.​

Lonjakan harga minyak dipicu eskalasi konflik setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas di Iran pada akhir pekan lalu. Situasi tersebut memicu gangguan rantai pasok minyak dunia setelah Iran dikabarkan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan minyak global.

Mengutip Bloomberg, harga minyak acuan Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) berada di atas US$ 71 per barel setelah melonjak lebih dari 6% pada perdagangan sebelumnya. Sementara harga minyak Brent ditutup mendekati US$ 78 per barel.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Bisa Berdampak ke Industri Properti, Ini Segmen yang Rentan

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, perusahaan masih memantau perkembangan situasi global sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait harga BBM.

“Untuk tarif BBM ke depan ini masih kami berproses melihat perkembangan lebih lanjut,” ujar Baron di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Meski demikian, Baron menegaskan hingga saat ini belum ada rencana menaikkan harga BBM, khususnya BBM non-subsidi. Di sisi lain, Pertamina memastikan ketersediaan BBM tetap aman, terutama menjelang periode Ramadan dan arus mudik Idulfitri 2026.

“Stok untuk Ramadan dan Idulfitri aman. Insya Allah bisa berjalan dengan baik. Itu menjadi kewajiban utama kami terlebih dahulu,” katanya.

Di tengah gejolak pasar energi global tersebut, Pertamina juga tengah berkoordinasi dengan pemerintah untuk mencari alternatif sumber impor minyak mentah selain dari Timur Tengah.

Baron menyebut porsi impor minyak mentah Pertamina dari kawasan Timur Tengah saat ini sekitar 19% dari total impor. Menurut dia, diversifikasi sumber pasokan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Baca Juga: FIF Bukukan Laba Bersih Rp4,63 Triliun pada 2025

Ia menambahkan, setiap langkah pengadaan energi akan tetap dilakukan dengan mengedepankan tata kelola yang baik serta memastikan kebutuhan energi nasional tetap terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×