kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Hatta: Masalah Kualanamu tak usah dibesar-besarkan


Jumat, 26 Juli 2013 / 13:48 WIB
Hatta: Masalah Kualanamu tak usah dibesar-besarkan
ILUSTRASI. Petugas menyuntikkan vaksin booster kepada warga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.


Reporter: Oginawa R Prayogo |

JAKARTA. Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko) mengakui bahwa Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara masih belum berjalan sempurna. Hal tersebut dianggap mahfum karena bandara tersebut masih terhitung baru pengoperasiannya.

"Namanya juga bandara baru. Ingat ketika Hong Kong pindah (bandara) terjadi kepanikan dan kekacauan penumpang. Jadi tidak usah dibesar-besarkan," ungkap Hatta Rajasa, Menko Perekonomian saat ditanya masih banyaknya kekurangan bandara tersebut, Jumat (26/7).

Hatta menambahkan kejadian serupa pindah bandara juga pernah terjadi di Thailand. Bahkan dia bilang lebih parah. "Thailand saat pindah itu di demo dan diduduki," ungkapnya.

Dia juga mengakui bahwa akses jalan ke bandara tersebut masih terbatas karena belum beroperasinya jalan tol arah bandara tersebut. Saat ini yang jadi tumpuan untuk angkutan bandara tersebut dengan moda transportasi kereta api.

"Jalan tolnya terhambat masih ada yang perlu kami perlebar. Namun, saya harapkan kereta api bisa menambah kapasitas," ujar Hatta. Dia bilang semua kekurangan yang ada saat ini akan terus dievaluasi agar lebih baik lagi ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×