kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45786,44   -4,02   -0.51%
  • EMAS1.008.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Huawei meluncurkan solusi AirPON untuk akses FMS yang cepat


Senin, 07 September 2020 / 18:22 WIB
Huawei meluncurkan solusi AirPON untuk akses FMS yang cepat
Gary Lu, President Huawei Network Marketing & Solution Sales Department, Senin (7/9)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Huawei menggelar peluncuran komersial secara daring solusinya yang bernama AirPON. Pada gelaran ini, Huawei juga menghadirkan pemaparan seputar aplikasi-aplikasi inovatif dari solusi tersebut.Peluncuran ini dilakukan bersama dengan  HKT Hongkong dan Globe Filipina, Senin (7/9).

Solusi ini menggunakan kembali situs-situs nirkabel yang telah ada untuk membangun akses penuh ke jaringan fiber bagi para operator seluler dengan cepat dan berbiaya rendah.

Saat operator seluler bertransformasi dari operasi seluler menjadi layanan penuh, para operator menghadapi tantangan besar dalam membangun konstruksi jaringan Fiber to the Home (FTTH).

Biasanya, operator harus menerapkan OLTs di ruang peralatan kantor pusat dan meletakkan kabel optik besar untuk menjangkau para pengguna. Hal ini tentu saja membutuhkan investasi awal skala  besar dan penyelesaian masalah yang kompleks seperti akuisisi ROW. Akibatnya, pembangunan jaringan selalu memakan waktu, mahal, sementara penyediaan layanan yang lambat.

Baca Juga: Huawei kena sanksi AS, Samsung menang tender peralatan 5G Rp 94,3 triliun

Solusi Huawei AirPON secara khusus mengatasi tantangan ini. Solusi AirPON dapat mempersingkat kabel optik antara OLT dan pengguna dari lebih dari 3 km menjadi di bawah 300 m, sangat meningkatkan efisiensi penyebaran kabel optik, dan mengurangi periode ROI menjadi kurang dari  3 tahun.

"Dengan solusi ini, para operator dapat memperoleh manfaat lebih cepat saat membangun jaringan akses full-fiber," kata Gary Lu, President Huawei Network Marketing & Solution  Sales Department dalam siaran pers, Senin (7/9).

"HKT ingin mereplikasi solusi untuk daerah pedesaan atau bangunan bertingkat rendah di daerah perkotaan untuk memperluas cakupan Ultra Broadband kami. Solusi AirPON juga memungkinkan pemasangan peralatan PON di atas atap yang sesuai untuk penerapan PON di gedung tua  bertingkat rendah di Hongkong," kata Peter Lam, Managing Director HKT Engineering Dept Hong Kong.

"Solusi AirPON Huawei membantu kami meluncurkan jaringan FTTH secara efisien dengan perizinan ROW sederhana dan akuisisi lokasi serta memungkinkan kami menyediakan layanan broadband fiber dengan cepat," kata Joel Agustin, Wakil Presiden Globe Filipina.

Andy Ma, CEO Huawei Indonesia Carrier Business mengatakan, “Indonesia merupakan pasar yang berkembang pesat untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH). Optimalisasi biaya total kepemilikan (TCO) dan peningkatan cakupan menjadi perhatian utama para operator saat ini.

Baca Juga: Produsen cip terbesar China ini terancam masuk daftar hitam AS

Dibandingkan dengan jaringan FTTH tradisional, solusi AirPON yang inovatif dari Huawei  memungkinkan para operator menggunakan kembali situs nirkabel untuk pembangunan jaringan fixed broadband yang cepat dan berbiaya rendah.

Operator dapat merealisasikan penghematan  belanja modal dan peningkatan Time to Market (TTM) untuk memungkinkan optimalisasi Return  on Investment (ROI) sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia.”

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×