kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

IESR: Target Penambahan Kapasitas Pembangkit EBT Sulit Tercapai


Minggu, 27 November 2022 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. IESR sebut target penambahan kapasitas pembangkit EBT sulit tercapai. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai target penambahan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga 2025 bakal sulit tercapai.

Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa mengungkapkan, kebutuhan 10,9 GW kapasitas pembangkit EBT baru sulit tercapai dengan pelaksanaan skema bisnis saat ini.

Fabby menjelaskan, saat ini proses lelang proyek EBT belum berjalan optimal.

"Baru satu kali lelang dilakukan, belum ada lelang lain oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)," kata Fabby kepada Kontan, Minggu (27/11).

Baca Juga: Dorong Pemanfaatan EBT, Kementerian ESDM Bakal Dorong Proyek Super Grid

Fabby menjelaskan, dengan target mengejar bauran EBT 23% pada 2025 mendatang maka lelang proyek seharusnya segera dilakukan.

Menurutnya, masih banyak proses yang harus dilalui sebelum proyek dapat memasuki fase konstruksi. Untuk itu, jika lelang tidak dimulai maka akan sulit untuk mencapai target penambahan kapasitas pembangkit EBT.

"Saya gak tahu kendalanya apa, tapi untuk bisa mencapai target maka proyek-proyek harus mulai dilelang," tegas Fabby.

Baca Juga: Menteri ESDM Dorong Penyediaan Energi Hijau untuk industri

Merujuk pada Rencana Umum Penyediaan Energi Listrik (RUPTL) 2021-2030, tambahan pembangkit untuk tahun 2021 ditargetkan sebesar 752 MW, kemudian bertambah sebesar 648 MW pada 2022. 

Kapasitas akan bertambah signifikan pada 2023 mencapai 2.028 MW, selanjutnya bertambah sebesar 1.670 MW pada 2024 dan sebesar 5.544 MW pada 2025 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×