kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Trias Sentosa (TRST) Targetkan Pertumbuhan High Single Digit, Begini Strateginya


Jumat, 03 Juli 2026 / 06:20 WIB
Trias Sentosa (TRST) Targetkan Pertumbuhan High Single Digit, Begini Strateginya
ILUSTRASI. Trias Sentosa (TRST) sukses balik untung Rp 36,38 miliar di kuartal I-2026!


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trias Sentosa Tbk (TRST) optimistis mengejar pertumbuhan pendapatan dengan level high single digit pada tahun 2026. Emiten yang bergerak di industri kemasan fleksibel ini mengusung sejumlah strategi, salah satunya dengan memperkuat kontribusi dari penjualan ekspor.

Komisaris Trias Sentosa Sugeng Kurniawan mengungkapkan bahwa TRST berupaya melanjutkan pertumbuhan kinerja bisnis dan keuangan yang diraih pada awal tahun ini. Capaian pada kuartal pertama menjadi modal bagi TRST untuk mengerek naik penjualan dan laba sampai tutup tahun 2026.

Merujuk laporan keuangan yang terbit di Bursa Efek Indonesia, TRST membukukan penjualan sebesar Rp 970,46 miliar pada kuartal I-2026. Penjualan TRST mengalami pertumbuhan 15,13% dibandingkan capaian Rp 842,90 miliar pada kuartal I-2025.

Baca Juga: Kebijakan Nutri Level Masuk Masa Transisi, Ini Kata Kopi Kenangan

TRST pun berhasil membalikkan kerugian menjadi laba tahun berjalan sebesar Rp 36,38 miliar hingga Maret 2026. Sebagai perbandingan, TRST menanggung rugi tahun berjalan sebesar Rp 14,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Secara bottom line, TRST meraih laba bersih sebesar Rp 27,85 miliar pada kuartal I-2026. TRST membalikkan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan pada pemilik perusahaan, yang tercatat sebesar Rp 15,20 miliar pada kuartal I-2025.

Sugeng optimistis bisa menjaga performa bisnis dan keuangan tetap positif sampai akhir 2026.

"Kalau tumbuh, saya kira high single digit bisa tercapai. Kalau toh di (pasar) dalam negeri flat, ya kami cari (pernguatan) ekspor," ungkap Sugeng melalui keterangan yang disampaikan secara virtual, dikutip Kamis (2/7/2026).

Menengok kinerja pada tahun lalu, kontribusi ekspor TRST mengalami pertumbuhan secara tahunan dari sebelumnya 39% menjadi 41% dari total penjualan yang mencapai Rp 3,74 triliun pada tahun 2025. TRST memasarkan produk ke sejumlah negara, antara lain ke Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Australia, Cina, Malaysia, Korea Selatan, Vietnam, dan Australia.

Pada tahun ini, TRST ingin menjaga kontribusi ekspor tetap di level 40%. TRST menjajaki potensi ekspansi ke sejumlah negara, termasuk ke Eropa. Selain itu, TRST  ingin memperkuat ekspor ke Australia, seiring dengan potensi pemulihan pasar di negara tersebut.

 

"(Penguatan ekspor) sudah terjadi, pada 2025 pertumbuhan ekspor lebih tinggi. Kalau bisa meningkatkan penjualan ekspor (tahun 2026) konsisten 40%. Di Australia pulih, kalau bisa kembangkan ke Eropa," tandas Sugeng.

Sebagai informasi, TRST akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 14,04 miliar atau setara dengan Rp 5 per saham. Pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (30/6/2026).

Pembagian dividen ini menggunakan saldo laba tahun buku 2025. Meski merugi pada tahun lalu, tapi TRST tercatat memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,09 triliun. 

Adapun, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada tanggal 8 Juli 2026, dengan cum dividen di pasar tunai pada 10 Juli 2026. Sedangkan jadwal pembayaran dividen akan dilakukan pada 27 Juli 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×