Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mengungkapkan telah mengangkut sebanyak 335.415 metrik ton (MT) batubara sepanjang Januari hingga Juni 2026.
PELNI mengangkut batubara tersebut menuju sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Jawa, Sumatra dan Papua.
Direktur Utama PELNI, Budi Setyawan Wijaya, mengungkapkan bahwa penguatan layanan logistik maritim merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan untuk mendukung distribusi berbagai komoditas strategis nasional.
Pengangkutan batubara menjadi salah satu layanan strategis dalam bisnis angkutan barang komersial PELNI.
Baca Juga: PELNI Migrasi ke Satelit LEO untuk Pangkas Latensi dan Efisiensi Operasional Armada
"Selain melayani transportasi penumpang, PELNI terus mengembangkan layanan logistik sebagai salah satu pilar bisnis perusahaan. Melalui layanan usaha barang komersial, kami berkomitmen menghadirkan distribusi logistik yang aman, tepat waktu, dan andal guna mendukung kebutuhan berbagai sektor strategis nasional, termasuk pasokan energi bagi pembangkit listrik," kata Budi melalui keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id pada Kamis (2/7/2026).
Sepanjang semester I-2026, PELNI menjaga keandalan layanan melalui tingkat ketepatan waktu pengiriman (on-time delivery) yang tetap terjaga dengan mengedepankan budaya safety first dan zero accident dalam kegiatan operasional.
Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan volume pengangkutan batubara yang meningkat signifikan hingga 505,11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Budi, peningkatan kinerja tersebut menunjukkan kepercayaan para pengguna jasa terhadap layanan logistik maritim PELNI semakin besar, sekaligus memperkuat posisi sebagai mitra strategis dalam distribusi komoditas nasional.
Baca Juga: Jangkauan Logistik Nasional Meluas, PELNI Gandeng Pos Indonesia
Melalui penguatan layanan usaha barang komersial, PELNI optimistis dapat ikut menjaga kelancaran rantai pasok, mendukung ketahanan energi, serta memperkuat peran transportasi laut sebagai tulang punggung distribusi logistik di Indonesia.
"Pertumbuhan volume pengangkutan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan logistik maritim. Ke depan, PELNI akan terus memperkuat kapabilitas operasional, menjaga keandalan layanan, serta memperluas kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional," tandas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














