kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Impor Bawang Merah Asal Thailand Tersendat


Rabu, 21 Juli 2010 / 11:44 WIB
Impor Bawang Merah Asal Thailand Tersendat


Reporter: Asnil Bambani Amri |



BANDUNG. Impor bawang merah asal Thailand pada periode Juli hingga Agustus 2010 mengalami gangguan. Pasalnya, bawang merah di negara Gajah Putih tersebut tidak sedang berada dalam musim panen.

"Kita berharap dari produksi bawang di Brebes, Jawa Tengah, yang sekarang masih berlanjut panennya," kata Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, saat melakukan peninjauan harga di Pasar Sederhanai Bandung, (21/7).

Beruntung, Subagyo mendapatkan laporan dari Brebes bahwa di daerah itu masih ada panen bawang merah; sehingga suplai bawang merah akan kembali terisi. "Pengusaha otomatis sudah mengatur itu, jika suplai berkurang barulah mereka impor," katanya.

Harga bawang merah di Bandung mengalami kenaikan harga dari Rp. 12.000 per kg menjadi Rp 13.000 per kg. Adapun cabai yang biasanya Rp 20.000 sekarang mengalami kenaikan menjadi Rp. 35.000 per kg.

"Kenaikan tertinggi bawang putih dari Rp. 8000 per kg sekarang sudah Rp. 24.000 per kg," kata Rahma Siti, salah seorang pedagang di Pasar Sederhana, Bandung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×