kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.861   15,00   0,09%
  • IDX 8.887   -49,73   -0,56%
  • KOMPAS100 1.227   -1,71   -0,14%
  • LQ45 868   -0,42   -0,05%
  • ISSI 324   -0,16   -0,05%
  • IDX30 441   1,17   0,27%
  • IDXHIDIV20 520   2,75   0,53%
  • IDX80 137   -0,17   -0,13%
  • IDXV30 144   0,25   0,18%
  • IDXQ30 141   1,00   0,71%

Impor Bawang Merah Asal Thailand Tersendat


Rabu, 21 Juli 2010 / 11:44 WIB
Impor Bawang Merah Asal Thailand Tersendat


Reporter: Asnil Bambani Amri |



BANDUNG. Impor bawang merah asal Thailand pada periode Juli hingga Agustus 2010 mengalami gangguan. Pasalnya, bawang merah di negara Gajah Putih tersebut tidak sedang berada dalam musim panen.

"Kita berharap dari produksi bawang di Brebes, Jawa Tengah, yang sekarang masih berlanjut panennya," kata Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, saat melakukan peninjauan harga di Pasar Sederhanai Bandung, (21/7).

Beruntung, Subagyo mendapatkan laporan dari Brebes bahwa di daerah itu masih ada panen bawang merah; sehingga suplai bawang merah akan kembali terisi. "Pengusaha otomatis sudah mengatur itu, jika suplai berkurang barulah mereka impor," katanya.

Harga bawang merah di Bandung mengalami kenaikan harga dari Rp. 12.000 per kg menjadi Rp 13.000 per kg. Adapun cabai yang biasanya Rp 20.000 sekarang mengalami kenaikan menjadi Rp. 35.000 per kg.

"Kenaikan tertinggi bawang putih dari Rp. 8000 per kg sekarang sudah Rp. 24.000 per kg," kata Rahma Siti, salah seorang pedagang di Pasar Sederhana, Bandung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×