CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Indomobil eMotor Sambut Positif Rencana Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional


Selasa, 21 Juli 2026 / 19:14 WIB
Indomobil eMotor Sambut Positif Rencana Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional
ILUSTRASI. Motor Listrik Adora dari Indomobil Emotor (KONTAN/Leni Wandira)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan terus mendapat tanggapan positif dari para pelaku industri EV (electric vehicle) di Tanah Air. Dukungan kali ini datang dari PT Indomobil Emotor Internasional.

Langkah tegas pemerintah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat akan keseriusan negara dalam mempercepat transisi energi menuju era elektrifikasi roda dua, terutama dari sisi penyiapan ekosistem dan infrastruktur pendukung.

Baca Juga: Inacraft 2026 Buka Peluang UMKM Perluas Pasar dan Jaringan Bisnis

Sinyal Keseriusan Pemerintah di Sektor Elektrifikasi

Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil Emotor Internasional Pius Wirawan menyatakan bahwa komitmen yang ditunjukkan oleh Presiden Prabowo memberikan optimisme baru bagi para pemain di industri kendaraan listrik lokal.

"Kami senang dengan keputusan pemerintah mengeluarkan motor listrik. Artinya pemerintah serius dalam pengembangan motor listrik di Indonesia, khususnya perhatian pengembangan infrastruktur elektrifikasi roda dua di Indonesia," ujar Pius kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, dorongan langsung dari pemerintah pusat sangat krusial untuk mempercepat ketersediaan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya maupun penukaran baterai yang tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Pemenang Lelang Frekuensi Wajib Perluas Layanan 4G ke 538 Desa dan Kejar Target 5G

Mendorong Iklim Industri yang Sehat dan Kompetitif

Kehadiran motor listrik nasional juga diharapkan tidak hanya sekadar menjadi wacana, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekosistem bisnis roda dua yang dinamis dan berdaya saing tinggi.

Pius berharap, keseriusan pemerintah dalam mengawal regulasi dan ekosistem kendaraan listrik dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi seluruh produsen.

"Harapan kami dengan keseriusan pemerintah terhadap industri kendaraan listrik khususnya roda dua, dapat meningkatkan iklim industri motor listrik yang sehat dan kompetitif," kata Pius.

Baca Juga: Komdigi Tetapkan Telkomsel, Indosat, dan XL Smart Pemenang Lelang Frekuensi

Kesiapan Jaringan Dealer dan Lokalisasi TKDN

Menghadapi persaingan dan potensi pertumbuhan pasar yang semakin masif, Indomobil eMotor mengaku telah menyiapkan fondasi bisnis yang solid, mulai dari lini produksi hingga layanan purna jual (aftersales).

Sebagai salah satu pemain utama di pasar roda dua ramah lingkungan, Indomobil eMotor memperkuat komitmennya lewat penguatan konten lokal serta perluasan jaringan ke konsumen di berbagai wilayah.

"Indomobil eMotor, saat ini fokus pada pengembangan dan layanan produk serta purna jual," tutur Pius.

Baca Juga: PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang Proyek PSEL, Durasi Jual-Beli Listrik 30 Tahun

Ia membeberkan bahwa saat ini Indomobil eMotor telah memiliki 155 jaringan diler resmi yang siap melayani penjualan hingga perawatan purna jual di seluruh Indonesia.

Selain itu, lini produk yang dipasarkan juga telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) rata-rata mencapai 50 persen.

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2026/07/21/072200815/soal-motor-listrik-nasional--indomobil-emotor-soroti-infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×