kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indonesia Sulit Penuhi Permintaan LNG dari Eropa, Ini Sebabnya


Jumat, 15 Juli 2022 / 20:58 WIB
ILUSTRASI. Permintaan Liquefied Natural Gas (LNG) oleh negara Eropa sulit dipenuhi oleh Indonesia.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan Liquefied Natural Gas (LNG) oleh negara Eropa sulit dipenuhi Indonesia.

Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief Setiawan Handoko membenarkan adanya permintaan LNG dari Eropa menyusul boikot komoditas asal Rusia oleh Uni Eropa.

Kendati demikian, pemenuhan sulit dilakukan mengingat seluruh LNG yang diproduksi telah berkontrak.

Baca Juga: Pasar LNG Global Semakin Ketat, Jepang Akan Minta Pasokan Lebih dari AS dan Australia

"Memang ada permintaan dari negara-negara Eropa karena terbatasnya gas dari Rusia. Tapi, sayangnya suplai gas kita untuk bisa mengirimkan LNG ke sana saat ini belum bisa kita upayakan," ujar Arief dalam Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Semester I 2022, Jumat (15/7).

Arief menjelaskan, seluruh LNG kini telah memiliki komitmen kontrak.

Baca Juga: SKK Migas Dorong KKKS Pacu Produksi dan Lifting Migas di Tengah Lonjakan Harga

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkapkan sebelumnya memang ada sejumlah kargo LNG yang belum berkontrak namun kini seluruhnya telah terserap.

"Saya kira untuk tahun 2022 ini slot kita sudah gak ada, artinya sudah terkontrak semua," pungkas Dwi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×