kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indosat (ISAT) senang pemerintah dukung merger dengan Tri


Selasa, 12 Januari 2021 / 15:44 WIB
Indosat (ISAT) senang pemerintah dukung merger dengan Tri
ILUSTRASI. Indosat. TRIBUNNEWS/HO


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) mengaku senang atas dukungan Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam peluang merger antara pihaknya dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia).

Direktur Operasional Indosat Vikram Sinha menyatakan Pemerintah menganggap merger ini dapat membuat industri telekomunikasi lebih sehat secara keseluruhan. "Dengan ini manajamen akan tetap berfokus pada pertumbuhan dan stategi yang telah ditetapkan pada tiga tahun sebelumnya,” kata Vikram dalam konferensi virtual, Selasa (12/1).

Sementara itu, Chief Financial Officer (CFO) ISAT, Eyas Naif Assaf menambahkan jika pembahasan mengenai merger masih melalui tahap sangat awal, sehingga selain banyak pembahasan yang harus diselesaikan, belum ada yang perlu untuk diinformasikan.

Baca Juga: Indosat (ISAT) buka alokasi capex 2021 setelah sampaikan laporan keuangan 2020

Ia hanya menyampaikan jika nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Tri Indonesia tidak mengikat sehingga segala kemungkinan masih dapat terjadi ke depannya. "Saat ini manajemen bisnis di perseroan tetap berjalan seperti biasa. MoU mengenai merger tidak berdampak pada jalannya bisnis," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan menyambut baik kabar merger dua perusahaan telekomunikasi ini.

"Kominfo menyambut baik usaha konsolidasi industri telekomunikasi di Indonesia dengan harapan agar bisnis telekomunikasi seperti telepon selular semakin efisien dan semakin kuat serta mampu mendukung program pemerintah “Akselerasi Transformasi Digital di Indonesia," jelas Johnny sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Selasa (29/12).

Selanjutnya: Soal progres merger dengan Tri, begini pernyataan Indosat (ISAT)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×