kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Industri galangan kapal dipatok tumbuh 15%


Kamis, 22 Maret 2012 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Prancis vs Ukraina di Kualifikasi Piala Dunia: Yellow Blue bisa sulitkan Les Bleus REUTERS/Michael Dalder


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah mematok pertumbuhan Industri galangan kapal Indonesia bisa tumbuh 15% tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (22/3).

Menurut Budi, kenaikan kapasitas produksi galangan kapal itu bisa meningkatkan produksi kapal hingga 750.000 dead weight tonnage (DWT) dari kapasitas sebelumnya hanya 700.000 DWT.

Untuk mencapai target, tujuh galangan kapal setidaknya akan dibangun tahun ini. Galangan kapal itu berlokasi di Batam yang dibangun oleh PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL).

Sisanya ada di Jawa Timur yang dibangun oleh PT Daya Radar Utama dan juga oleh PT Dok dan Perkapalan Surabaya. Selain itu, galangan kapal juga dibangun di Karimun, Lampung, serta Madura.

Data Kementerian Perindustrian menyebutkan, saat ini ada 250 galangan kapal, sebanyak 70 galangan ada di Batam. Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan industri perkapalan, namun kata Budi, tidak banyak pelaku industri yang berminat di sektor ini.

Tahun lalu, kenaikan investasi baru di sektor perkapalan tercatat Rp 770,8 miliar, termasuk di Lamongan dan Lampung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×