kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Industri galangan kapal tertekan kurs dollar


Senin, 07 September 2015 / 19:08 WIB
Industri galangan kapal tertekan kurs dollar


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Kenaikan kurs dollar terhadap rupiah berdampak terhadap semua sektor industri di dalam negeri. Tak terkecuali industri galangan kapal nasional.

Eddy Kurniawan Logam, Ketua Umum Ikatan Perusahaan Kapal Nasional dan Lepas Pantai (Iperindo) mengatakan, naiknya kurs dollar membuat beban produksi galangan kapal meningkat. Pasalnya, banyak bahan baku kapal masih harus impor dari berbagai negara.

Celakanya, industri galangan menjual kapal dalam kurs rupiah sehingga berpeluang adanya rugi kurs. "Fluktuasi dollar bikin beban produksi meningkat, juga bisa rugi kurs karena kontrak penjualan kapal pakai rupiah," ujar Eddy.

Menurutnya, sekitar 70% bahan baku industri galangan kapal masih impor. Impor bahan baku itu terdiri dari mesin, pompa, baling-baling, navigasi, dan GPS. Adapun bahan baku yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri adalah pelat baja dan elektroda.

Di tengah tingginya harga impor akibat penguatan dollar, industri galangan juga harus membayar bea masuk impor 5%-12,5%. "Memang sudah ada Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP). Namun prosesnya panjang dan lama, sehingga tidak efektif," ujar Eddy.

Ia mengatakan, ke depan harus dikembangkan industri hulu dan penunjang kapal, sehingga galangan kapal tak perlu lagi impor bahan baku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×