kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.873   48,00   0,27%
  • IDX 6.475   72,73   1,14%
  • KOMPAS100 836   7,00   0,84%
  • LQ45 637   4,24   0,67%
  • ISSI 227   4,93   2,21%
  • IDX30 356   2,08   0,59%
  • IDXHIDIV20 432   2,24   0,52%
  • IDX80 96   0,72   0,76%
  • IDXV30 120   1,00   0,85%
  • IDXQ30 113   0,73   0,65%

Ini 6 strategi pemerintah dalam membangun kelistrikan nasional


Sabtu, 18 September 2021 / 07:50 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

Kelima, mengembangkan teknologi smart grid. Rida berharap hal ini dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik serta mengurangi susut (losses) dalam jaringan transmisi maupun distribusi.

Keenam, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2021-2030 PT PLN (Persero) disusun lebih 'hijau'. Porsi EBT dalam draft RUPTL tersebut meningkat dibanding RUPTL 2019-2028 yang masih di kisaran 30%.

"Untuk mencapai bauran EBT sebesar 23% pada 2025, Pemerintah memprioritaskan pembangkit EBT yang paling murah serta meningkatkan pengembangan PLTS karena harganya yang cenderung menurun," ujar Rida.

Rida menyebut target Rasio Elektrifikasi (RE) dalam RUPTL 2021-2030 PT PLN (Persero) adalah tercapainya RE 100% pada 2022. "Untuk mencapai target rasio elektrifikasi tersebut, Pemerintah menjaga keseimbangan sistem untuk memastikan keandalan pasokan listrik," pungkas Rida.

Selanjutnya: Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini buka-bukaan persoalan utang yang membengkak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×