kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini fokus pembenahan jajaran direksi Garuda Indonesia (GIAA) yang baru


Jumat, 24 Januari 2020 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Mahalnya harga tiket pesawat terbang memukul kinerja maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).. FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/foc.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

Perlu diketahui bahwa jumlah penumpang pesawat Garuda Group anjlok sebesar 2,1 juta penumpang secara year-on-year (yoy) sepanjang kuartal III tahun 2019.

Jumlah penumpang pada kuartal III 2019 tercatat hanya sekitar 8,2 juta, turun dari periode yang sama tahun lalu yaitu 10,3 juta penumpang alias turun 20,6%.

Baca Juga: Kerjasama terhenti, Merpati Airlines tunggu kelanjutan dari direksi baru Garuda

Penurunan ini terjadi hampir di semua sektor penerbangan Garuda. Pertama, penumpang pesawat Garuda Indonesia rute domestik, turun 1 juta penumpang, dari 5 juta pada kuartal III 2018 menjadi 4 juta pada kuartal III 2019.

Sedangkan Untuk Garuda Indonesia rute internasional, jumlah penumpang turun 100 ribu orang dari 1,1 juta menjadi 1 juta penumpang. Adapun jumlah penumpang anak usaha Garuda yakni Citilink turun dari 4,2 juta menjadi 3,1 juta penumpang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×