kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.993   80,00   0,45%
  • IDX 5.673   29,59   0,52%
  • KOMPAS100 732   3,90   0,54%
  • LQ45 556   3,18   0,57%
  • ISSI 197   0,68   0,35%
  • IDX30 316   1,67   0,53%
  • IDXHIDIV20 390   1,07   0,28%
  • IDX80 83   0,37   0,45%
  • IDXV30 106   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Inpex janji perbesar capex di Masela, jika...


Jumat, 11 November 2016 / 15:25 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah terus mempertimbangkan permintaan Inpex Corporation di proyek Lapangan Abadi, Blok Masela. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar menyebut pemerintah telah membahas dan mencapai beberapa poin kesepahaman terkait permintaan Inpex untuk proyek Lapangan Gas Abadi Masela.

Salah satunya adalah mengarah pada penambahan kapasitas kilang LNG. Sebelumnya Inpex memang telah meminta untuk menambah kapasitas produksi dengan meningkatkan kapasitas kilang LNG dari 7,5 juta ton per tahun (MTPA) menjadi 9,5 MTPA agar bisa mencapai internal rate of return (IRR) sebesar 15%.

"Sedang dipertimbangkan keekonomiannya, salah satunya adalah menaikkan kapasitas produksi. Tapi belum kita putuskan, sedang dievaluasi," ujar Arcandra usai Sholat Jumat di Kementerian ESDM pada Jumat (11/11).

Pasalnya menurut Arcandra jika kapasitas kilang LNG dinaikan hingga 9,5 MTPA maka akan ada penambahan sumur gas. Dengan begitu kemungkinan besar juga akan ada penambahan belanja modal atau capital expenditure (capex). Namun Arcandra masih belum menyebut penambahan capex tersebut karena nilai investasi blok Masela masih dievaluasi.

Begitu pula dengan permintaan Inpex lainnya dalam proyek Masela yang masih dievaluasi satu per satu oleh Kementerian ESDM. "Mereka minta lebih dari lima. Lagi dievaluasi satu per satu. Ada yang sudah kesepahaman, nanti baru kesepakatan,"kata Arcandra.

Seperti diketahui, Inpex Corporation selaku operator di blok Masela telah mengajukan lima permintaan insentif untuk pengerjaan proyek blok Masela. Adapun kelima permintaan tersebut terkait penambahan kapasitas kilang LNG dari 7,5 MTPA menjadi 9,5 MTPA, moratorium kontrak selama 10 tahun, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15%, cost recovery selama masa eksplorasi, dan perizinan dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×