kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Investor Korsel Mengincar Papua


Jumat, 17 Oktober 2008 / 17:54 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Hasbi Maulana


Reporter: Abdul Wahid Fauzie |

JAKARTA. Melesatnya permintaan semen di Papua membuat investor Korea Selatan bakal menggandeng perusahaan lokal untuk membangun pabrik semen di kawasan paling Timur di Indonesia itu.

Data yang dirilis oleh Departemen Perindustrian (Depperin) pada 2007 menunjukkan, konsumsi semen di Papua mencapai 703.736 ton; dan pada 2008 diperkirakan meningkat 20% menjadi 847.756 ton. Pada 2013 Depperin memperkirakan kebutuhan semen di Papua akan membubung menjadi 2,2 juta ton.

"Peningkatan ini terjadi karena banyaknya infrastruktur termasuk yang dibangun pemerintah," kata Tony Tanduk, Direktur Industri Kimia Hilir, Jumat (17/10).
 
Gandengan investor itu adalah PT Semen Manokwari, dan PT Semail Bangun Hardjo. Semen Manokwari berencana memiliki kapasitas sebesar satu juta ton, dan Semail berkapasitas 100.000 ton. "Total investasinya bisa mencapai US$ 220 juta," Tony.
 
Tony bilang pembangunan pabrik semen ini rencananya akan dilaksanakan pada 2009 atau selambat-lambatnya pada 2010. Sebabnya, kedua perusahaan itu masih melakukan kajian tentang potensi pabrik semen di daerah tersebut.
 
Menteri Perindustrian Fahmi Idris membenarkan jika ada dua perusahaan yang sedang melakukan kajian kelayakan pembangunan pabrik. "Saya harap mereka tetap merealisasikan rencananya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×