kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Isuzu Bakal Pindahkan Pabrik Truk ke Indonesia, Begini Respons Gaikindo


Kamis, 08 Juni 2023 / 17:09 WIB
Isuzu Bakal Pindahkan Pabrik Truk ke Indonesia, Begini Respons Gaikindo
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kedua kanan) meninjau proses perakitan Isuzu Traga sebelum diekspor di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Isuzu Bakal Pindahkan Pabrik Truk ke Indonesia, Begini Respons Gaikind.o


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) merespons peluang relokasi pabrik truk Isuzu dari Thailand ke Indonesia. Rencana ekspansi ini diyakini akan berdampak positif bagi industri kendaraan komersial di Tanah Air.

Sebagaimana diketahui, dalam lawatannya ke Jepang, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, Isuzu akan memindahkan pabrik truk dari Thailand ke Indonesia dan mulai berproduksi pada tahun 2024 mendatang. 

Pabrik yang akan dipindahkan tersebut memproduksi UD Trucks yang semula dimiliki oleh Volvo. Isuzu kemudian mengambil alih pabrik tersebut pada tahun 2019 silam.

Baca Juga: Menperin Sebut Isuzu Akan Pindahkan Pabrik Truk dari Thailand ke Indonesia

Di Indonesia, pabrik Isuzu yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, memiliki tingkat utilisasi yang cukup tinggi, yakni mencapai 85%. Produksi Isuzu pada tahun 2022 mencapai 44.694 unit atau setara 15% dari total produksi Isuzu secara global.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menyampaikan, pihaknya menyambut baik kabar rencana pemindahan pabrik kendaraan truk Isuzu ke Indonesia. Ini artinya, jumlah produk truk yang tersedia di pasar akan bertambah sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan terhadap model truk yang sesuai kebutuhannya.

“Kami menyambut baik semua merek yang akan memproduksi produknya di Indonesia,” ujar dia, Kamis (8/6).

Secara umum, Gaikindo menilai pasar truk di Indonesia tergolong menjanjikan. Hal ini didukung oleh melimpahnya komoditas pertambangan dan perkebunan di Tanah Air, sehingga kebutuhan terhadap truk untuk mengangkut hasil komoditas tersebut cukup tinggi, terutama ketika harga komoditas yang bersangkutan sedang melonjak.

Baca Juga: Gaikindo Catat Penjualan Mobil Niaga Mencapai 90.003 Unit pada Tahun 2022

“Kalau harga komoditas bagus, maka penjualan truk juga akan meningkat,” imbuh Jongkie.

Selain itu, permintaan truk untuk kebutuhan angkutan logistik juga cukup tinggi di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan stabilnya pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5%, yang ditandai dengan tingginya mobilitas angkutan barang di dalam negeri.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesales (pabrik ke dealer) truk nasional naik 6,63% year on year (yoy) menjadi 28.746 unit pada Januari-April 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×