Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp 3,65 triliun di sepanjang 2025, melampaui target perusahaan yang ditetapkan senilai Rp 3,5 triliun.
Corporate Secretary PT Kawasan Industri Jababeka Tbk Muljadi Suganda, menyampaikan pencapaian marketing sales 2025 kembali menjadi rekor tertinggi bagi Perseroan dan mencerminkan pertumbuhan sekitar 13% dibandingkan tahun 2024, di mana tercatat sebesar Rp3,2 triliun.
“Hal ini semakin menegaskan daya tarik kawasan industri KIJA yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global,” ungkap Muljadi, dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Tinjau Supermarket di Makassar, Mendag Pastikan Stok Bapok Aman saat Ramadan-Lebaran
Untuk tahun 2026, Perseroan menetapkan target penjualan pemasaran sebesar Rp3,75 triliun pada tahun 2026, yang terutama didorong oleh permintaan yang tetap tinggi terhadap lahan industri di Kendal dan Cikarang.
Dari target tersebut, Rp 1,25 triliun diharapkan berasal dari Cikarang dan lainnya, yang terdiri dari Rp800 miliar dari penjualan tanah matang dan produk industri, serta Rp 450 miliar dari produk residensial dan komersial.
“Sisa sebesar Rp 2,5 triliun ditargetkan berasal dari Kendal, yang seluruhnya merupakan produk industri,” tambahnya.
Baca Juga: Didorong Infrastruktur dan Penjualan Lahan, Jababeka Cetak Kinerja Apik pada 2025
Sepanjang tahun 2025, KIJA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,14 triliun. Pencapaian ini naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
KIJA juga terpantau mampu mencetak laba bersih sebesar Rp 857,1 miliar pada 2025, meningkat dibandingkan Rp 770 miliar di tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













