kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.968.000   52.000   1,78%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Jaga stabilitas pasar, ESDM berhati-hati tentukan tambahan kuota produksi batubara


Kamis, 25 Juli 2019 / 20:28 WIB
Jaga stabilitas pasar, ESDM berhati-hati tentukan tambahan kuota produksi batubara


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia meminta pemerintah berhati-hati dalam menyetujui tambahan kuota produksi. Ia khawatir, penambahan kuota produksi akan semakin membuat harga batubara terus menukik.

"Bahkan dengan target produksi saat ini saja pasar sudah oversupply, sementara permintaan flat. Itu memang harus menjadi pertimbangan," kata Hendra kepada Kontan.co.id.

Hendra menyebut, perusahaan memang memiliki pertimbangan masing-masing untuk menggenjot atau menahan produksinya. Hendra mengatakan, sejumlah perusahaan ingin menggenjot produksi pada kuartal III ini, dengan pertimbangan impor batubara ke China yang masih belum diperketat.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Ada 34 perusahaan yang mengajukan tambahan kuota produksi batubara

"Karena mungkin mereka melihatnya, pengalaman tahun lalu, impor China mulai ketat di Kuartal IV, makannya ada perusahaan yang ingin menaikkan produksi dari sekarang" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×