kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.977   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.885   140,75   2,45%
  • KOMPAS100 765   21,35   2,87%
  • LQ45 581   15,60   2,76%
  • ISSI 204   4,45   2,23%
  • IDX30 329   8,65   2,70%
  • IDXHIDIV20 404   9,81   2,49%
  • IDX80 87   2,38   2,81%
  • IDXV30 110   2,46   2,29%
  • IDXQ30 106   2,69   2,61%

Jaga stabilitas pasar, ESDM berhati-hati tentukan tambahan kuota produksi batubara


Kamis, 25 Juli 2019 / 20:28 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia meminta pemerintah berhati-hati dalam menyetujui tambahan kuota produksi. Ia khawatir, penambahan kuota produksi akan semakin membuat harga batubara terus menukik.

"Bahkan dengan target produksi saat ini saja pasar sudah oversupply, sementara permintaan flat. Itu memang harus menjadi pertimbangan," kata Hendra kepada Kontan.co.id.

Hendra menyebut, perusahaan memang memiliki pertimbangan masing-masing untuk menggenjot atau menahan produksinya. Hendra mengatakan, sejumlah perusahaan ingin menggenjot produksi pada kuartal III ini, dengan pertimbangan impor batubara ke China yang masih belum diperketat.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Ada 34 perusahaan yang mengajukan tambahan kuota produksi batubara

"Karena mungkin mereka melihatnya, pengalaman tahun lalu, impor China mulai ketat di Kuartal IV, makannya ada perusahaan yang ingin menaikkan produksi dari sekarang" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×