kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Jaga stabilitas pasar, ESDM berhati-hati tentukan tambahan kuota produksi batubara


Kamis, 25 Juli 2019 / 20:28 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia meminta pemerintah berhati-hati dalam menyetujui tambahan kuota produksi. Ia khawatir, penambahan kuota produksi akan semakin membuat harga batubara terus menukik.

"Bahkan dengan target produksi saat ini saja pasar sudah oversupply, sementara permintaan flat. Itu memang harus menjadi pertimbangan," kata Hendra kepada Kontan.co.id.

Hendra menyebut, perusahaan memang memiliki pertimbangan masing-masing untuk menggenjot atau menahan produksinya. Hendra mengatakan, sejumlah perusahaan ingin menggenjot produksi pada kuartal III ini, dengan pertimbangan impor batubara ke China yang masih belum diperketat.

Baca Juga: Kementerian ESDM: Ada 34 perusahaan yang mengajukan tambahan kuota produksi batubara

"Karena mungkin mereka melihatnya, pengalaman tahun lalu, impor China mulai ketat di Kuartal IV, makannya ada perusahaan yang ingin menaikkan produksi dari sekarang" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×