Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jagoan Hosting, penyedia layanan web hosting, cloud service, dan domain meluncurkan marketplace khusus produk digital dan automasi sebagai langkah strategis memperluas perannya dari penyedia infrastruktur menjadi digital enabler ecosystem. Peluncuran ini dilakukan dalam rangka HUT ke-19 Jagoan Hosting sekaligus menjadi bagian dari gelaran Re:Code 2026.
General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto, mengatakan marketplace ini dirancang sebagai wadah bagi talenta digital untuk mendistribusikan produk automasi yang aplikatif dan dibutuhkan pasar, sekaligus menjawab tantangan pengembangan ekonomi digital nasional.
“Marketplace ini kami hadirkan agar talenta digital tidak hanya belajar, tetapi juga menghasilkan produk yang diharapkan mampu memberikan dampak positif untuk perekonomian. Automasi adalah masa depan, dan talenta Indonesia harus menjadi bagian dari penciptanya, bukan sekadar pengguna,” ujar Andy, dalam siaran pers, Senin (2/2).
Baca Juga: Sumber Sinergi Makmur (IOTF) Gandakan EBITDA, Pendapatan Naik 5% pada 2025
Peluncuran marketplace produk digital ini sejalan dengan pesatnya adopsi teknologi dan automasi di berbagai sektor. Berbagai laporan global menunjukkan bahwa automasi mampu meningkatkan produktivitas kerja hingga 20–30 persen, terutama pada pekerjaan administratif, operasional, dan analisis data.
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menargetkan terciptanya 12 juta talenta digital pada 2030 guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional. Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait kuantitas talenta, melainkan juga kemampuan menciptakan produk digital yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Menjawab kebutuhan tersebut, Jagoan Hosting menghadirkan Re:Code 2026 sebagai ruang kolaboratif bagi talenta digital untuk tidak hanya mempelajari teknologi, tetapi juga menciptakan solusi automasi yang siap digunakan. Kegiatan ini didukung oleh Kemenkomdigi dan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co).
“Teknologi akan memberikan dampak nyata jika diwujudkan dalam bentuk produk digital yang bisa digunakan sehari-hari oleh siapapun,” kata Andy.
Dalam peluncuran marketplace ini, Jagoan Hosting turut memamerkan sejumlah produk digital berbasis automasi hingga aplikasi pendukung administrasi instansi. Salah satunya adalah OpenDesa, aplikasi yang dirancang untuk memudahkan aparat desa dalam mengelola data terpadu.
Menurut Andy, kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan bahwa solusi digital yang baik adalah yang mampu menyelesaikan persoalan spesifik dengan pendekatan yang sederhana dan mudah diakses.
“Teknologi adalah solusi, bukan beban. Melalui marketplace ini, kami menyediakan tools automasi siap pakai agar masyarakat bisa fokus pada hal yang lebih strategis,” ujarnya.
Baca Juga: Hingga Januari 2026, KAI Angkut 983.000 Ton Barang Non Batubara
Marketplace ini juga dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi developer lokal untuk memamerkan dan menjual karya automasi mereka. Jagoan Hosting menargetkan platform ini dapat menjembatani kebutuhan end-user dengan solusi buatan talenta dalam negeri.
Gelaran Re:Code 2026 yang diikuti lebih dari 700 peserta ini menegaskan pergeseran peran Jagoan Hosting sebagai digital enabler ecosystem. Inisiatif ini menjadi ruang temu antara talenta, komunitas, industri, dan pemangku kepentingan untuk mendorong ekosistem digital yang lebih sehat dan inklusif. Acara ini digelar di Gedung Balai Pemuda, Surabaya.
Founder Jagoan Hosting & Ngalup.co, Danton Prabawanto, menilai perkembangan teknologi saat ini membuka peluang yang jauh lebih besar bagi talenta digital untuk membangun produk maupun bisnis berbasis teknologi.
“Perubahan teknologi membuka peluang yang sangat luas. Namun, peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika talenta digital memiliki ruang belajar yang tepat, lingkungan yang suportif, serta akses terhadap ekosistem yang memungkinkan ide berkembang menjadi solusi nyata,” ungkap Danton.
Ia menambahkan, kolaborasi antara komunitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan. Dukungan terhadap program akselerasi, ruang eksplorasi ide, serta pendampingan berkelanjutan diyakini mampu mempercepat transformasi ide menjadi produk dan layanan bernilai guna.
Selanjutnya: Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Capai 15,38 Juta Sepanjang 2025
Menarik Dibaca: Infokost.id Diluncurkan Kembali, Hadirkan Cara Baru Cari Kost
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













