kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jalur layang KRL segera dibangun


Rabu, 11 Desember 2013 / 23:16 WIB
ILUSTRASI. Peringatan dini cuaca besok Rabu (27/7) hujan lebat dari BMKG, sejumlah provinsi masuk kategori Siaga dan Waspada bencana. ANTARA FOTO/Jojon.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

 JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan membangun jalur layang (elevated) KRL Loopline bagian timur. Dengan adanya jalur layang, mengurangi perlintasan sebidang KRL untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan di rel kereta api seperti yang terjadi di Bintaro beberapa hari lalu.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menjelaskan awalnya jalur KRL loopline tersebut akan dibangun underpass atau fly over untuk mengurangi perlintasan sebidang di Jakarta.

"Setelah dikaji kembali akhirnya  diputuskan dibangun jalur layang," ungkap Bambang, di kantor Kementerian Perhubungan.

Bambang mengungkapkan, Kementerian Perhubungan mengeluarkan anggaran sebesar Rp 9 triilun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Rencananya jalur loopline timur akan dialokasikan dana sebesar Rp 2,1 triliun.

"Awal tahun 2014 kami siapkan dana tahap awal sebesar Rp 700 miliar," ungkap Bambang.

Bambang menyebutkan untuk membangun jalur layang ini dibentuk satu tim evaluasi yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×