kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Jelang MEA, Badan Karantina perketat impor pangan


Kamis, 04 Juni 2015 / 19:21 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA. Sejumlah orang berswafoto di anjungan Transjakarta di kawasan Bundaran HI, Jakarta. . KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlangsung pada akhir tahun ini, Badan Karantina Kementerian Pertanian memperketat keamanan pangan yang akan masuk ke tanah air.

Banun Haripin, Kepala Badan Karantina Kemtan mengatakan, penguatan sistem karantina akan dilakukan lintas sektor. Ada enam program penguatan sistem karantina. Pertama peraturan perkarantina dan pengawasan keamanan hayati. Peraturan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), Pedoman/Juklak atau Juknik yang dipersiapkan mencapai 27 peraturan.

Kedua, pengembangan teknik dan metode uji terap. Ketiga, Pengembangan teknik dan metode uji laboratorium sebanyak 8 metode uji. Keempat, penguatan analisis dan mitigasi risiko. Kelima, pemantauan terkait peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, tebu, bawang merah , cabai dan daging.

Terakhir, kerjasama dalam penyusunan standar perkarantina yang saat ini masih dalam tahap harmonisasi standar uji dengan ASEAN.

"Kami juga akan perkuat SDM sejalan dengan penguatan sarana prasarana dan sistem perkarantina," kata Banun, Kamis (4/6).

Banun optimis Badan Karantina siap menyambut MEA dengan memfasilitasi kelancaran arus komoditas pertanian. Namun, diakuinya, dalam menghadapi MEA ancaman terhadap kesehatan hewan, tumbuhan, manusia, lingkungan makin kompleks. Belum lagi memerangi produk pertanian atau pangan ilegal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×