kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jelang tutup tahun, industri TPT dinilai bakal tumbuh positif


Minggu, 05 Desember 2021 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Pekerja tengah menyelesaikan produksi masker dan alat pelindung diri (APD) di Pabrik Tekstil PT Pan Brothers Tbk, Banten, Senin (20/4/2020). Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni mengatakan, saat ini market untuk industri PT Pan Brothers sangat terbuka dengan peluang menerima shifting order dari banyak negara, yang melihat Indonesia sebagai negara yang paling siap untuk menerima itu. Selama pandemi juga, sebagai industri padat karya, Pan Brothers telah menambah 3.000 karyawan baru.

“Berbagai insentif untuk memberikan dukungan kepada ITPT juga telah diterapkan pemerintah. Pengenaan beban puncak listrik untuk industri dari PLN telah dihilangkan. Penurunan harga gas untuk industri bahan baku tekstil hulu dan industri tekstil hulu," kata Elis.

"Selain itu, ada Pemberian Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk bahan baku impor industri Penghapusan PPN kapasDisamping kebijakan di atas, Dit. ITKAK juga memberikan fasilitasi dan insentif bagi industri binaan," ungkapnya.

"Serta, kemudahan pengembangan perkebunan eucalyptus terkait peraturan HTI Pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) untuk PSF dan SDY untuk mengatasi unfair trade dari RRT, Taiwan, dan India,” tutup Elis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×