kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.025   12,00   0,07%
  • IDX 7.067   -117,05   -1,63%
  • KOMPAS100 977   -15,99   -1,61%
  • LQ45 718   -9,08   -1,25%
  • ISSI 253   -4,12   -1,60%
  • IDX30 389   -4,19   -1,07%
  • IDXHIDIV20 483   -4,12   -0,84%
  • IDX80 110   -1,64   -1,46%
  • IDXV30 134   -0,83   -0,62%
  • IDXQ30 127   -1,24   -0,97%

Jepang masih pemulihan, ekspor elektronik dan otomotif paling terpukul


Jumat, 01 April 2011 / 18:49 WIB
ILUSTRASI. IHSG menguat


Reporter: Evilin Falanta | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh mengatakan, ekspor produk yang bakal terpukul paling parah pasca gempa di Jepang adalah otomotif dan elektronik. Sebab, industri manufaktur di Jepang belum akan pulih dalam beberapa bulan ke depan.

Lihat saja, berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang sepanjang Maret hingga tanggal 28 turun menjadi US$ 809 juta, dibanding nilai ekspor pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 1,5 miliar.

Namun Deddy optimistis, bahwa penurunan ekspor ke Jepang ini hanya bersifat sementara dan tidak akan mempengaruhi ekspor secara keseluruhan. "Perlambatan ekonomi di Jepang bisa tertutupi dari pertumbuhan ekspor dari negara lain," ujarnya.

Sebagai gantinya, selama enam bulan ke depan Indonesia akan memperkuat ekspor kayu atau plywood dan batubara ke Jepang. "Karena Jepang sedang pemulihan, sehingga butuh banyak pasokan bahan bangunan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×