kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Johnny: PPnBM naik 150%, konsumen tetap bisa beli


Kamis, 17 Oktober 2013 / 18:21 WIB
Johnny: PPnBM naik 150%, konsumen tetap bisa beli
ILUSTRASI. Film Her, yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix merupakan salah satu film bertema kesepian yang tayang dan bisa ditonton di Netflix.


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rencana Pemerintah menaikkan pajak atas barang mewah (PPnBM) khusus impor mobil mewah tidak menyurutkan para agen tunggal pemegang merek (ATPM) dalam meluncurkan mobil-mobil mewahnya. Seperti yang dilakukan oleh Lexus Indonesia (PT Toyota Astra Motor), yang hari ini (16/10)  meluncurkan seri terbaru Lexus.

Johnny Darmawan, Principal Lexus Indonesia menuturkan bahwa kenaikan PPnBM tidak akan membuat para importir mobil mewah menahan diri dalam memasarkan produk-produknya. “Ya, namanya juga peraturan pemerintah, kami tidak masalah dengan peraturan tersebut. Tidak menghalangi kami dalam memasarkan mobil khususnya Lexus ini," tuturnya saat di temui di Gallery Lexus Menteng, Jakarta.

Apalagi kata Johnny, pasar mobil-mobil mewah di dalam negeri peluangnya masih sangat besar. "Saya optimistis kalau kelas menengah disini sangat bagus, PPnBM 150% mereka tetap bisa beli kok," katanya.

Sekadar informasi, bahwa peraturan yang akan dikeluarkan pemerintah bertujuan untuk menekan defisit current account atau neraca berjalan dengan mengurangi impor. Rencananya pemerintah akan mengenakan PPNBM menjadi 125% - 150%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×