kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kalimantan Jawa Gas Teken Kerjasama Pemanfaatan Pipa Gas dengan Bahtera Andalan


Sabtu, 05 Agustus 2023 / 08:55 WIB
Kalimantan Jawa Gas Teken Kerjasama Pemanfaatan Pipa Gas dengan Bahtera Andalan
ILUSTRASI. Aktivitas pekerja pada fasilitas gas PGN. Kalimantan Jawa Gas, afiliasi dari PGN, meneken nota kesepahaman (MOU) dengan PT Bahtera Andalan Gas


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kalimantan Jawa Gas (KJG), afiliasi dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), meneken nota kesepahaman (MOU) dengan PT Bahtera Andalan Gas (BAND) untuk pemanfaatan kapasitas pipa gas bumi.

Melalui kerja sama ini, KJG akan bertindak sebagai transporter dan PT BAND sebagai perusahaan yang bergerak dibidang industri dan niaga gas bumi salah satunya CNG akan menjadi calon shipper ketiga dari KJG, setelah PGN dan Pertamina. Volume pemakaian gas direncanakan sebesar 3 - 5 MMSCFD dari Wilayah Kerja (WK) Muriah.

Nantinya, Bahtera Andalan akan memanfaatkan sebagian kapasitas pipa KJG untuk mendukung kegiatan usahanya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama dalam memasarkan gas ke existing market dengan sumber Lapangan Kepodang. Sebelumnya, existing market Bahtera Andalan disuplai dari Lapangan Randugunting.

Selama ini, Bahtera Andalan mendistribusikan gas dalam bentuk compressed natural gas (CNG) langsung ke industri sebagai pengguna akhir.

Direktur KJG Mohamad Edwin mengungkapkan, kerjasama ini ditargetkan dapat terealisasi dalam waktu dekat.

"Kami juga sangat mendukung rencana BAND untuk mendapatkan alokasi dari lapangan Kepodang. Yang pasti, BAND tidak perlu khawatir, karena saat ini lapangan Kepodang masih dapat diandalkan produksinya dan lapangan-lapangan yang ada disekitarnya," kata Edwin dalam siaran pers, Jumat (4/8).

Baca Juga: Kinerja Perusahaan Gas (PGAS) Terbantu Diversifikasi Bisnis di Semester I-2023

Edwin bilang, pipa KJG berada di posisi yang strategis, sehingga dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan listrik, namun juga pengguna lainnya di sekitar Jawa Tengah.

KJG memastikan penyediaan pipa pengangkutan gas bumi yang akan dimanfaatkan oleh BAND sepanjang ±200 KM dari Lapangan Kepodang, Wilayah Kerja Muriah.

Di sisi lain, BAND tengah mengajukan permohonan alokasi gas bumi kepada Kementerian ESDM dan melakukan proses pengajuan sebagai pembeli gas kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), SKK Migas, dan pihak-pihak lainnya di Lapangan Kepodang untuk pelaksanaan proyek.

Direktur BAND Pamiarto Saptosadewo memiliki harapan yang sama bahwa dengan banyaknya calon-calon customer baru dan meningkatnya permintaan kepada mereka, KJG mampu mendukung pergerakan ini. Maka ke depannya, kerja sama ini dapat ditingkatkan menjadi gas transportation agreement.

BAND didirikan pada tahun 2018 dan merupakan bagian dari PT Super Energy Tbk. BAND bergerak di industri hilir gas bumi yang memproduksi CNG dengan CNG plant di Rembang, Jawa Tengah. Kapasitas produksinya sebesar 32,7 MMSCFD. BAND juga telah memiliki alokasi langsung dari pemerintah untuk pemanfaatan gas di Sumur Randugunting II yang dikelola oleh Pertamina Hulu Energi.

Sedangkan KJG saat ini memiliki dan mengoperasikan fasilitas pengangkutan gas bumi berupa pipa transmisi sepanjang ±200 KM dengan diameter 14 inch yang menghubungkan sumber gas dari Lapangan Kepodang Wilayah Kerja Muriah dengan fasilitas KJG di ORF Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah

Baca Juga: Jaga Pasokan Gas Jawa Bagian Barat, PGN Optimalkan FSRU Lampung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×