kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.113   83,00   0,46%
  • IDX 5.886   12,32   0,21%
  • KOMPAS100 765   1,79   0,23%
  • LQ45 583   0,61   0,10%
  • ISSI 203   0,65   0,32%
  • IDX30 330   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 408   -2,34   -0,57%
  • IDX80 87   0,32   0,37%
  • IDXV30 111   -0,29   -0,26%
  • IDXQ30 106   -0,57   -0,53%

Kapal Pertamina Pride Berhasil Tembus Selat Hormuz, Pasokan Minyak RI Tetap Terjaga


Kamis, 09 Juli 2026 / 11:50 WIB
Kapal Pertamina Pride Berhasil Tembus Selat Hormuz, Pasokan Minyak RI Tetap Terjaga
ILUSTRASI. Setelah sempat tertahan, Pertamina Pride berhasil lolos dari Selat Hormuz. (AFP/AMIRHOSSEIN KHORGOOEI)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah eskalasi konflik geopolitik yang kembali memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, PT Pertamina International Shipping (PIS) membawa kabar baik dari jalur pelayaran internasional.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut memastikan kapal tanker raksasa Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride telah berhasil melintasi wilayah konflik Selat Hormuz dengan kondisi aman dan selamat.

Keberhasilan ini menyusul kapal PIS lainnya, yakni MT Gamsunoro, yang sebelumnya juga sempat tertahan akibat tingginya tensi keamanan di wilayah perairan Teluk Arab sejak beberapa bulan lalu.

"Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz semalam. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa," ujar Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Produsen Minyak Goreng Wajib Pasok Domestik, Antisipasi Dampak B50

Vega mengungkapkan, operasional kapal mulai bergerak pada Selasa (7/7/2026) pukul 13.00 waktu Dubai dan sukses melewati area paling kritis pada Rabu (8/7/2026) dini hari.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan seluruh pihak atas dukungannya selama ini," ungkapnya.

Menurut Vega, penentuan waktu berlayar melintasi Selat Hormuz telah melalui proses analisis risiko yang sangat ketat dengan mempertimbangkan aspek asuransi serta kesiapan kru kapal. Selama berlayar, pergerakan armada dipantau penuh selama 24 jam oleh tim darat yang bersiaga di crisis center demi mengantisipasi potensi ancaman serangan militer di kawasan.

Kapal VLCC yang mengangkut komoditas energi tersebut dipastikan langsung bertolak menuju Tanah Air guna mengamankan pasokan minyak mentah untuk kilang domestik.

"Seluruh awak kapal Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan selamat. Kapal tanker berkapasitas 2 juta barel minyak mentah ini juga langsung melanjutkan perjalanan menuju Cilacap untuk mengantarkan dan menjaga ketahanan energi nasional," jelas Vega.

Baca Juga: Jasa Pertambangan Tertekan, Kontraktor Tambang Menanti Revisi RKAB 2026

Berdasarkan estimasi waktu pelayaran, kapal tanker raksasa andalan Pertamina ini diperkirakan bakal menempuh perjalanan laut selama 15 hari dan bersandar di Indonesia pada akhir Juli nanti.

"PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride, dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×