kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Kebijakan bea masuk CPO ke India kerap berubah, begini respons pengusaha


Minggu, 09 Februari 2020 / 16:04 WIB
ILUSTRASI. Sebuah unit sistem ban berjalan bersiap dioperasikan untuk memuat bungkil inti sawit (Palm Kernel Meal) ke dalam palka sebuah kapal kargo di Pelabuhan PT Pelindo I Dumai di Kota Dumai, Riau, Senin (6/1/2020).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) masih terus memantau kebijakan India terkait bea masuk minyak sawit. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, India kerap menerapkan kebijakan yang berubah-berubah.

"Kita lihat dulu. India dalam beberapa bulan ini membuat kebijakan yang berubah-ubah terus," ujar Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono kepada Kontan, Minggu (9/2).

Baca Juga: Sepanjang 2019, GAPKI catat volume ekspor produk sawit sebesar 35,7 juta ton

Pada akhir 2019, India menurunkan bea masuk minyak kelapa sawit dan produk olahannya terhadap negara-negara ASEAN. Melalui kebijakan tersebut, bea masuk minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) diturunkan menjadi 37,5% dari 40%, sementara impor produk olahan CPO turun menjadi 45% dari 50%.

Namun,  dikutip dari pemberitaan Reuters (1/2), tarif bea masuk CPO ke India kembali meningkat menjadi 44%.

Meski begitu, Mukti mengatakan, selama bea masuk yang ditetapkan India ke Indonesia sama dengan ke Malaysia, ekspor minyak sawit Indonesia ke India masih tetap terjaga di tahun ini.

Baca Juga: Cuaca Tahun Lalu Tidak Bersahabat, Produksi Sawit Tumbuh Lebih Mini




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×