kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kebut enam proyek, Arcandra: Kilang minyak harus efisien dan bermanfaat


Jumat, 19 April 2019 / 13:05 WIB
Kebut enam proyek, Arcandra: Kilang minyak harus efisien dan bermanfaat


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar ketika ditemui di Gedung ESDM menjelaskan upaya pemerintah mengebut proyek enam kilang yang ditargetkan rampung pada 2026.

Proyek tersebut merupakan upaya bersama Pertamina. Arcandra bilang kehadiran kilang minyak cukup mendesak guna memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri. Kehadiran Kilang dapat memberikan nilai tambah perekonomian dan penghematan atas impor.

"Manfaat dan efisiensi dari kilang ini sangat erat kaitannya dengan complexity index atau kemampuan pengolahan minyak mentah di satu kilang," ujar Arcandra, Kamis (18/4).

"Kilang itu persis tungku dapur. Satu tungku itu kalau bisa memproduksi minyak beragam sesuai kebutuhan pasar maka lebih baik," ujar Arcandra.

Selain itu ia menambahkan kilang di Indonesia hanya bisa memproduksi satu jenis olahan minyak mentah, adapun beberapa pengembangan yang dilakukan pada beberapa kilang hanya untuk meningkatkan kualitas minyak olahan.

Lebih lanjut, Arcandra mencontohkan kondisi Kilang Balongan. Kilang ini mampu memproduksi bensin dengan RON 92 saja. Dengan upaya efisiensi dan pengembangan, kilang yang semula hanya bisa memproduksi standar euro 2 kini sudah meningkat menjadi euro 4. 

Contoh lain adalah pengembangan pada proyek Kilang Langit Biru. Upaya itu membuat kilang Cilacap mampu memproduksi standar euro 4 yang semula euro 2 dengan produksi bensin seperti Pertamax Turbo.

Keenam proyek kilang yang direncanakan nantinya tidak hanya akan memproduksi minyak dengan standar euro 5. Kilang-kilang tersebut juga akan mampu mengolah minyak sesuai kebutuhan pasar. Apalagi, ada dua kilang yang menjadi proyek kilang yang akan memproduksi green diesel.

"Tujuan redamping atau RDMP untuk meningkatkan kualitas juga penyesuaian complexity index," jelas Arcandra. Upaya ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengolahan crude (minyak mentah) yang lebih beragam sesuai permintaan pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×