Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membidik kinerja positif pada tahun ini.
Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 10% secara tahunan, dengan tetap menjaga profitabilitas agar stabil.
Direktur Caturkarda Depo Bangunan Caroline Kettin mengatakan bahwa sektor properti dan konstruksi masih sangat sensitif terhadap kondisi makroekonomi dan daya beli masyarakat.
Baca Juga: Menimbang Prospek Kinerja Industri Kaca pada 2026, Ini Sorotan dari Pelaku Usaha
Meski demikian, Perseroan tetap optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan yang solid dengan mengandalkan ekspansi jaringan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan kanal penjualan.
“Sektor properti dan konstruksi memiliki dampak besar terhadap perekonomian nasional dan sangat sensitif terhadap daya beli serta kondisi makro. Karena itu, Perseroan bersikap lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan, namun tetap optimistis sambil terus memantau perkembangan pasar,” ujar Caroline kepada Kontan.co.id, Rabu (7/1/2026).
Dari sisi kinerja, DEPO menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 10% dibandingkan tahun sebelumnya dengan menjaga marjin keuntungan tetap stabil.
Caroline menjelaskan, target tersebut akan ditopang oleh perluasan wilayah layanan konsumen, khususnya melalui pembukaan gerai baru, peningkatan variasi produk, serta penguatan kanal omnichannel.
Baca Juga: Mandatori B40 Tekan Impor Solar 2025 Jadi 5 Juta Ton
Selain itu, Perseroan juga memberi perhatian pada peningkatan kapasitas dan kualitas tim operasional guna mendongkrak mutu layanan kepada pelanggan.
Untuk mendukung strategi pertumbuhan, ekspansi gerai tetap menjadi agenda utama tahun ini. DEPO berencana memperluas jaringan ke sejumlah kota baru dengan alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp130 miliar.
“Ekspansi gerai tetap menjadi salah satu strategi utama pertumbuhan DEPO. Tahun ini, Perseroan berencana membuka gerai di beberapa kota baru,” kata Caroline.
Ia menambahkan, penggunaan capex bersifat dinamis dan akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional, dengan fokus utama pada pembukaan gerai-gerai baru.
Baca Juga: Sambut Ramadan–Lebaran, Depo Bangunan Optimistis Dongkrak Penjualan Kuartal I-2026
Di sisi produk, pengembangan private label atau house brand juga terus diperkuat. Menurut Caroline, produk bernilai tambah ini telah memberikan kontribusi positif terhadap kinerja marjin Perseroan.
Ke depan, DEPO akan terus memperluas dan mendiversifikasi portofolio produk private label guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
Selanjutnya: Target FLPP 2025 Tak Tercapai, BP Tapera Ungkap Biang Keladinya
Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/1) Jabodetabek, Hujan Lebat di Daerah Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













