kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

KEK Industropolis Batang Dorong Transisi Industri Hijau


Sabtu, 20 Juni 2026 / 16:21 WIB
KEK Industropolis Batang Dorong Transisi Industri Hijau
ILUSTRASI. KEK Industropolis Batang (Dok PT Kawasan Industri Terpadu Batang/KEK Industropolis Batang)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. KEK Industropolis Batang terus memperkuat posisinya sebagai kawasan industri modern yang mampu mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan secara seimbang. 

Melalui penerapan prinsip ESG, pengembangan infrastruktur hijau, serta dukungan terhadap agenda transformasi industri nasional, KEK Industropolis Batang terus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Plt Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, mengatakan, KEK Industropolis Batang kini  menjadi lokasi investasi sejumlah perusahaan global, termasuk industri kaca dan produsen baterai kendaraan listrik. Kehadiran investor tersebut memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri berkelanjutan dunia.

Dari sisi pengelolaan lingkungan, kawasan ini telah mengantongi sertifikat Greenship Kawasan Platinum, yang menjadi pencapaian pertama di lingkungan klaster kawasan industri Holding Danareksa. “Seleksi investor dilakukan melalui platform SHIELD untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip ekonomi hijau,” kata dia dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perkuat Dampak Ekonomi Kawasan

Berbagai inisiatif keberlanjutan diterapkan dalam pengembangan kawasan ini,  antara lain pembangunan instalasi pengolahan air limbah EcoGreen, penggunaan lampu jalan tenaga surya di sepanjang 50 kilometer jalan kawasan, serta pemanfaatan material konstruksi ramah lingkungan guna menekan emisi karbon.

Selain itu, kata Indri, KEK Industropolis Batang juga menyiapkan implementasi pasokan energi hijau dan mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai moda transportasi utama di dalam kawasan. Selain itu, sistem pemantauan energi terintegrasi diterapkan untuk mengawasi konsumsi energi dan penggunaan gas bumi secara real-time oleh tenant.

Atas komitmennya dalam pengembangan kawasan industri berkelanjutan, KEK Industropolis Batang meraih empat penghargaan dalam Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026. Penghargaan tersebut meliputi kategori Best ESG in Manufacturing & Property, Sustainable Innovation Award, Inclusive Social Impact Award, serta ESG Leadership Excellence Award untuk jajaran pimpinan perusahaan.

Baca Juga: Investor Asing Masih Agresif, Prospek Bisnis Kawasan Industri Cerah hingga Akhir 2026

Pencapaian ini menegaskan posisi KEK Industropolis Batang sebagai kawasan industri yang mengedepankan pengembangan industri berkelanjutan. Kawasan ini mengintegrasikan pembangunan infrastruktur pintar, pemanfaatan energi terbarukan, serta penciptaan lapangan kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Indri mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas strategi perusahaan dalam mendorong transisi menuju industri hijau. “Komitmen KEK Industropolis Batang adalah terus berinovasi dan membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan sejalan dengan target Net Zero Emissions serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Indri. 

Menurut Indri, penghargaan ini sekaligus memperkuat daya tarik KEK Industropolis Batang sebagai destinasi investasi jangka panjang yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, tata kelola perusahaan yang baik, dan pengembangan ekosistem industri berdaya saing global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×