kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

KEK Industropolis Batang Perkuat Dampak Ekonomi Kawasan


Jumat, 12 Juni 2026 / 15:35 WIB
 KEK Industropolis Batang Perkuat Dampak Ekonomi Kawasan
ILUSTRASI. Peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang, Jateng (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu motor baru pertumbuhan industri di Indonesia. Tidak hanya fokus menarik investor, kawasan ini juga mulai menunjukkan peran yang lebih luas dalam mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Seiring percepatan pembangunan infrastruktur dan masuknya sejumlah tenant industri, KEK Industropolis Batang kian agresif mempromosikan peluang investasi di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, hingga industri berbasis ekspor.

Namun di balik strategi mengejar investasi, pengembangan KEK ini juga diarahkan untuk menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi daerah sekitar legat berbagai program. Salah satunya adalah dengan menjalankan program Orang Tua Asuh Desa. 

Lewat program tersebut, KEK Industropolis Batang memberikan pelatihan berbasis Sustainable Livelihood Approach (SLA) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) kepda perangkat desa di enam desa penyangga. Alhasil, perangkat desa lebih mampu memetakan aset desa, menganalisis dampak industri, serta menyusun perencanaan pembangunan berbasis data.

Baca Juga: Ditopang KEK Kendal, Jababeka (KIJA) Yakin Target Marketing Sales 2026 Tercapai

Program ini juga memperkuat integrasi prinsip keberlanjutan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa, sekaligus memastikan pertumbuhan industri di KEK Industropolis Batang berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat. 

KEK Industropolis Batang mendapat penghargaan atas kontribusinya dalam program “Orang Tua Asuh Desa” yang dinilai berhasil meningkatkan kapasitas perangkat desa di sekitar kawasan industri. 

“Keberhasilan programnya mencerminkan visi jangka panjang yang menempatkan keharmonisan sosial sebagai dasar pertumbuhan industri,” kata M. Burhan Murtaki, Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

KEK Industropolis Batang menyebut pencapaian ini mencerminkan komitmen membangun kawasan industri yang inklusif dengan memperkuat sinergi antara CSR dan perencanaan pembangunan desa. Capaian ini menunjukkan pengeloal kawasan industri ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perkuat Kolaborasi Pentahelix

Melalui sinergi antara program CSR dan perencanaan desa seperti RKP Desa dan RPJM Desa, KEK Industropolis Batang berharap dapat mengurangi potensi konflik sosial serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas investasi di kawasan industri tersebut.

Ketua Umum Yayasan Kepak Sayapku, AJ Boesra, menyebut program pembekalan berbasis Sustainable Livelihood Approach (SLA) membantu desa memahami dampak industri secara lebih objektif, sehingga dapat meminimalkan potensi konflik melalui analisis data yang valid dan dialog yang konstruktif.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan serta peran aktif perangkat desa dalam menjaga efektivitas program, sekaligus mengapresiasi komitmen kawasan dalam menjaga integritas dan reputasi publik.  “Pendekatan ini memperkuat kepercayaan pemerintah, masyarakat, dan investor, serta menjadikan KEK Industropolis Batang sebagai kawasan investasi yang stabil, aman, dan sesuai prinsip ESG,” pungkas Boesra. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×