kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kemdag khawatir kita ogah makan mi instan lagi


Jumat, 22 Oktober 2010 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Terbesar di Dunia (Penjualan 2016) : Nestle Waters


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Berangkat dari kisruh mi instan yang terjadi Taiwan membuat Kementerian Perdagangan (Kemdag) khawatir berdampak pada konsumsi produk makanan dan minuman di Indonesia. Besar kemungkinan, konsumen di Indonesia tidak lagi mau mengkonsumsi mi instan.

“Jika dibiarkan konsumen maka bisa berdampak pada berkurangnya penjualan industri makanan dan minuman,” jelas Subagyo, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemdag, di Jakarta, Jumat (22/10).

Untuk mencegah kekhawatiran itu, Kemdag dan BPOM secara bersama akan melakukan kampanye meningkatkan pengetahuan konsumen dalam hal penggunaan bahan pengawet makanan berbahaya seperti borak atau formalin,” kata Subagyo.

Menurutnya, konsumen ditarget bisa mengetahui mana pengawet pangan yang bisa dikonsumsi dan mana pengawet yang berbahaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×