kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Kemdag khawatir kita ogah makan mi instan lagi


Jumat, 22 Oktober 2010 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Terbesar di Dunia (Penjualan 2016) : Nestle Waters


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Berangkat dari kisruh mi instan yang terjadi Taiwan membuat Kementerian Perdagangan (Kemdag) khawatir berdampak pada konsumsi produk makanan dan minuman di Indonesia. Besar kemungkinan, konsumen di Indonesia tidak lagi mau mengkonsumsi mi instan.

“Jika dibiarkan konsumen maka bisa berdampak pada berkurangnya penjualan industri makanan dan minuman,” jelas Subagyo, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemdag, di Jakarta, Jumat (22/10).

Untuk mencegah kekhawatiran itu, Kemdag dan BPOM secara bersama akan melakukan kampanye meningkatkan pengetahuan konsumen dalam hal penggunaan bahan pengawet makanan berbahaya seperti borak atau formalin,” kata Subagyo.

Menurutnya, konsumen ditarget bisa mengetahui mana pengawet pangan yang bisa dikonsumsi dan mana pengawet yang berbahaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×