kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.685   -135,88   -2,33%
  • KOMPAS100 734   -18,63   -2,48%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,20   -2,09%
  • IDX30 318   -7,09   -2,18%
  • IDXHIDIV20 393   -8,50   -2,12%
  • IDX80 83   -2,10   -2,45%
  • IDXV30 107   -1,83   -1,69%
  • IDXQ30 103   -2,19   -2,09%

Kemdag revitalisasi pasar tradisional di Sumbawa


Rabu, 09 Januari 2013 / 14:13 WIB
ILUSTRASI. Uji coba rudal jelajah jarak jauh Korea Utara, dalam kombinasi foto tak bertanggal yang dirilis KCNA pada 13 September 2021. KCNA via REUTERS.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) melakukan revitalisasi pasar tradisional Brang Biji di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam siaran persnya hari ini (9/1), revitalisasi pasar Brang Biji itu menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011-2012.

Besaran dana revitalisasi pasar itu adalah Rp 2,08 miliar, dan 10% diantaranya berasal dari dana APBD Kabupaten Sumbawa. Gita menjelaskan, dalam revitalisasi itu, pasar Brang Biji telah mengalami perbaikan infrastruktur dan juga manajemennya.

Perbaikan meliputi penataan area dalam pasar, seperti zona antar pedagang, perbaikan fisik bangunan, sirkulasi udara, sanitasi, fasilitas pedagang dan pembeli serta penanganan sampah. "Jika dirawat dengan baik, kami yakin pasar memberi manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat sekitar," kata Gita dalam keterangan tertulisnya yang diterima KONTAN, Rabu (9/1).

Bahkan, Gita menginginkan, pasar tradisional bisa dilengkapi dengan CCTV. "CCTV untuk memantau aktivitas perdagangan dan mengoptimalkan monitoring, evaluasi transaksi dan alat keamanan," jelas Gita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×