kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kemendag bidik ekspor kopi ke China


Kamis, 14 Agustus 2014 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. 5 Manfaat Buah Carica untuk Kulit Wajah yang Harus Anda Tahu. KONTAN/Hendra Suhara


Reporter: Handoyo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) incar pasar ekspor kopi ke Cina. Perubahan pola konsumsi pemuda di China dari minum teh ke kopi membuka peluang pasar tersendiri. Bahkan, di house of Indonesia yang akan diresmikan pada September mendatang, rencananya akan di buat sebuah coffee shop yang menyajikan produk kopi asli Indonesia.

Bahkan untuk mempromosikan produk kopi Indonesia tersebut, Kemendag akan membawa sekitar 190 pengusaha ke Naning, salah satu komoditi yang kita pamerkan adalah kopi. "Peluang yang kita ambil," ujar Bayu Krisnamurthi Wakil Menteri Perdagangan, Kamis (14/8). 

Sekedar gambaran saja, pangsa pasar kopi asal Indonesia cukup melebar, antara lain di Amerika Serikat (AS) dengan pangsa pasar 16,27%, Jerman sebesar 12,7%, Prancis 8,48%, Italia 5,8% dan Jepang 5,59%. 

Indonesia sendiri merupakan negara eksportir kopi terbesar nomor tujuh dunia dibawah Brasil dengan pangsa pasar 16,07%, Vietnam 10,34%, Jerman 8,25%, Swiss 7,6%, Kolombia 6,72%, dan Italia. Pangsa pasar kopi di dunia setidaknya mencapai US$ 28 miliar per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×