kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kemenhub bantah mesin Lion Air bermasalah di Palu


Senin, 15 April 2013 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Selain Baik untuk Mata, Ini 5 Manfaat Wortel untuk Kesehatan Anak


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membantah adanya informasi kerusakan mesin pesawat Boeing 737-800 NG milik Lion Air, sebelum gagal mendarat di di Bandara Ngurah Rai, Sabtu, 13 Maret 2013.

Herry Bakti, Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub mengatakan, pesawat Lion Air hanya mengganti filter oli saat berada di Palu. "Di Palu itu cuma ganti filter oli. Itu perawatan biasa saja, tidak ada masalah mesin pesawat," ujar Herry usai jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (15/4).

Sebelumnya, berita KONTAN yang dilansir dari Tribunnews.com memberitakan bahwa, pesawat milik Lion Air itu mengalami gangguan saat berada di Palu.

Informasi itu disampaikan oleh Sofyan, adik sepupu dari salah seorang pramugari yang ikut dalam pesawat. Sofyan mengaku mendapatkan informasi bila pesawat nahas itu sempat mengalami masalah mesin di Palu.

"Saya mengobrol dengan dia jam 6 pagi tadi di Whatsapp. Dia bilang, waktu di Palu, pesawat itu sempat dibawa ke afron jam setengah 6. Katanya ada masalah di mesin. Saya belum tahu, mesinnya rusak atau bagaimana," kata Sofyan kepada Tribunnews.com  Sabtu lalu (13/4).

Sebagai informasi, sebelum kecelakaan di Denpasar, pesawat dan Lion Air terbang dari Palu ke Banjarmasin, Banjarmasin ke Bandung, lalu Bandung ke Denpasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×