kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Kementerian BUMN upayakan pengembangan 4 anak usaha lewat IPO dan mitra strategis


Kamis, 29 April 2021 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

Klaster Kesehatan

PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero)

PT Bio Farma (Persero)

Klaster Keuangan

PT EDC and Payment Gateway (Persero)

Klaster Pertanian

PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero)

Klaster IT

PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel (Persero)

PT Telkom Data Center (Persero)

Klaster Pertambangan

PT Inalum Operating (Persero)

PT MIND ID (Persero)

PT Logam Mulia (Persero)

Baca Juga: Wamen BUMN: Konsolidasi aset holding panas bumi rampung Mei tahun ini

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir pernah menyebut 8 hingga 12 BUMN akan IPO. Mereka akan IPO bertahap hingga 2023 mendatang.

"Di pipeline saya tidak mau bilang angka fix-nya nanti dicari-cari, tapi ada 8-12 yang kami akan go public-kan," kata Erick saat membuka perdagangan saham di BEI, awal Februari lalu.

Erick menegaskan, pihaknya tidak mau terburu-buru dan sembarangan terkait IPO BUMN. Hanya BUMN yang kondisinya bagus dan bisnis berkelanjutan yang akan melepas sahamnya ke publik.

"Tapi bukan sekadar go public, kembali fundamental dan sustainability-nya ada. Saya tahu ada 28 perusahaan BUMN (yang go public), ada 4 yang terengah-engah, itu yang akan kami perbaiki," jelas Erick kala itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×