kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kementerian ESDM Bakal Bangun Pembangkit EBT di Danau dan Bendungan


Senin, 15 Januari 2024 / 17:32 WIB
Kementerian ESDM Bakal Bangun Pembangkit EBT di Danau dan Bendungan
ILUSTRASI. Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan membangun pembangkit EBT di sejumlah danau dan bendungan di Indonesia


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menggenjot pembangunan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Bendungan dan Danau yang tersebar di Indonesia.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, berkaca dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, sejumlah proyek pembangkit EBT akan dilakukan. 

"Kita akan kembangkan proyek-proyek seperti ini, banyak sumber yang bisa kita optimalkan, kita manfaatkan untuk hasilkan energi," kata Arifin dalam Konferensi Pers, Senin (15/1).

Merujuk data Kementerian ESDM, potensi PLTS terapung di danau mencapai 74,66 GW tersebar di 36 lokasi dan potensi pemanfaatan di Bendungan mencapai 14,70 GW tersebar di 259 lokasi.

Baca Juga: Menteri ESDM Bantah Vale Patok Harga 1,5 Nilai Buku dalam Proses Divestasi

Selain pengembangan PLTS Terapung, Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) juga potensial dilakukan pada danau dan bendungan.

Potensinya mencapai 1,8 GW di 12 danau yang ada dan 446,2 MW pada 18 lokasi di Bendungan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×