kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.940   30,00   0,17%
  • IDX 6.367   27,18   0,43%
  • KOMPAS100 839   -0,45   -0,05%
  • LQ45 635   -2,01   -0,32%
  • ISSI 219   0,61   0,28%
  • IDX30 358   -0,78   -0,22%
  • IDXHIDIV20 443   -0,93   -0,21%
  • IDX80 96   -0,19   -0,20%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,42   -0,37%

Kementerian ESDM siap dorong pengajuan rencana pengembangan lapangan migas di 2020


Minggu, 16 Februari 2020 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Kementerian ESDM akan percepatan pengajuan rencana pengembangan alias Plan of Development (PoD) lapangan minyak dan gas bumi di tanah air.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Salah satu contoh percepatan yang dilakukan adalah lewat sertifikasi cadangan pada Blok Sakakemang. Demi mempercepat PoDpada Blok Sakakemang, dikabarkan pihak Repsol akan melakukan sertifikasi cadangan secara bertahap.

Dalam sertifikasi awal, jumlah cadangan yang dimasukkan hanya 1 trilliun cubic feet (tcf) dari potensi cadangan terbukti sekitar 2 tcf. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno bilang PoD kini tengah disiapkan.

Baca Juga: SKK Migas resmikan first cut steel pengembangan Lapangan Bukit Tua Petronas

"Yang saya dengar sedang mempersiapkan PoD pada awal tahun ini," jelas Julius kepada Kontan.co.id, Minggu (16/2).

Asal tahu saja, Blok Sakakemang merupakan salah satu temuan migas terbesar di dunia selama periode 2018-2019. Dengan cadangan terbukti gas bumi mencapai sekitar 2 trilliun cubic feet (tcf), temuan Repsol ini juga menjadi yang terbesar di Indonesia selama 18 tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×