kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kinerja kuartal I diramal positif, produsen batubara yakin prospek 2021 lebih baik


Senin, 29 Maret 2021 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020).


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tendi Mahadi

Hingga Februari 2021, Ricky mengungkapkan kalau produksi batubara INDY masih berjalan sesuai yang direncanakan. Adapun untuk komposisi ekspor sekitar 67% dari total penjualan. Sayangnya, untuk angka realisasi produksi dan penjualan di kuartal I-2021 masih dalam proses perhitungan.

"Target penjualan tahun ini selaras dengan target produksi yaitu 31,4 juta ton yang terdiri dari produksi Kideco 30 juta ton dan MUTU mencapai 1,4 juta ton," jelas Ricky kepada Kontan, Senin (29/3). 

Baca Juga: Penjualan batubara dan emas naik, simak rekomendasi saham United Tractors (UNTR)

Ricky juga memperkirakan prospek harga batubara tahun ini bakal lebih baik dibandingkan tahun lalu, seiring dengan perbaikan ekonomi yang ditopang oleh ketersediaan vaksin Covid-19. 

Adapun tantangan INDY untuk tahun ini masih terkait kebijakan impor batubara dari negeri Tirai Bambu. Kondisi tersebut diyakini cukup berpengaruh, bahkan menjadi faktor utama pergerakan harga batubara ke depan.

Selanjutnya: Perusahaan batubara jaga tingkat produksi di tengah tren harga yang positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×