kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.720   12,00   0,07%
  • IDX 6.531   4,83   0,07%
  • KOMPAS100 849   0,27   0,03%
  • LQ45 644   -1,08   -0,17%
  • ISSI 229   0,74   0,32%
  • IDX30 359   -0,50   -0,14%
  • IDXHIDIV20 436   -1,21   -0,28%
  • IDX80 97   0,07   0,07%
  • IDXV30 121   -0,15   -0,13%
  • IDXQ30 114   -0,34   -0,30%

Kinerja kuartal I diramal positif, produsen batubara yakin prospek 2021 lebih baik


Senin, 29 Maret 2021 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020).


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tendi Mahadi

Hingga Februari 2021, Ricky mengungkapkan kalau produksi batubara INDY masih berjalan sesuai yang direncanakan. Adapun untuk komposisi ekspor sekitar 67% dari total penjualan. Sayangnya, untuk angka realisasi produksi dan penjualan di kuartal I-2021 masih dalam proses perhitungan.

"Target penjualan tahun ini selaras dengan target produksi yaitu 31,4 juta ton yang terdiri dari produksi Kideco 30 juta ton dan MUTU mencapai 1,4 juta ton," jelas Ricky kepada Kontan, Senin (29/3). 

Baca Juga: Penjualan batubara dan emas naik, simak rekomendasi saham United Tractors (UNTR)

Ricky juga memperkirakan prospek harga batubara tahun ini bakal lebih baik dibandingkan tahun lalu, seiring dengan perbaikan ekonomi yang ditopang oleh ketersediaan vaksin Covid-19. 

Adapun tantangan INDY untuk tahun ini masih terkait kebijakan impor batubara dari negeri Tirai Bambu. Kondisi tersebut diyakini cukup berpengaruh, bahkan menjadi faktor utama pergerakan harga batubara ke depan.

Selanjutnya: Perusahaan batubara jaga tingkat produksi di tengah tren harga yang positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×