kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KKP fokus ke kualitas tangkapan ikan


Senin, 20 November 2017 / 18:05 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengejar kualitas tangkapan ikan dan memberdayakan nelayan kecil.

"Bila bisa diatur yang ditangkap grade 1 akan menaikkan pendapatan nelayan," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP, Rifky Effendi Hardijanto, Senin (20/11).

Rifky bilang, ikan tuna kelas satu dapat dijual dengan harga Rp 50.000 per kilogram (kg). Sementara kelas dua lebih rendah hanya Rp 35.000 per kg dan kelas tiga Rp 20.000 per kg.

Menangkap ikan tuna kelas satu dianggap akan meningkatkan pendapatan nelayan. Oleh karena itu Rifky menekankan agar tidak hanya mengejar volume tetapi juga kualitas.

"Kalau bicara grade 1 itu harganya bisa naik 2,5 kali lipat jadin dengan tonase yang sama dan pelatihan akan berikan pendapatan nelayan lebih maksimal," terang Rifky.

Selain itu Rifky bilang perlu ada peningkatan cara pengelolaan yang lebih baik. Hal tersebut termasuk dalam penyediaan rantai es.

Meski berfokus pada nelayan kecil, Rifky juga bilang akan tetap mendorong pemanfaatan laut lepas. Pemanfaatan laut lepas ditujukan bagi perusahaan dengan investasi besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×