kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.876   -59,00   -0,33%
  • IDX 5.825   -71,16   -1,21%
  • KOMPAS100 755   -9,67   -1,26%
  • LQ45 576   -7,92   -1,36%
  • ISSI 201   -1,47   -0,72%
  • IDX30 327   -4,48   -1,35%
  • IDXHIDIV20 403   -4,61   -1,13%
  • IDX80 86   -1,07   -1,23%
  • IDXV30 109   -0,82   -0,75%
  • IDXQ30 105   -1,32   -1,24%

KKP kewalahan atasi masalah tarif produk perikanan


Senin, 01 Desember 2014 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Manfaat daun bidara.


Reporter: Handoyo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pesimis, pihaknya akan mendapat bantuan dari kementerian terkait seperti Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk menyelesaikan persoalan tarif yang tinggi untuk produk perikanan ekspor.

Selama ini, beberapa negara tujuan ekspor Indonesia seperti Uni Eropa (UE) menerapkan tarif yang tinggi untuk produk perikanan asal Indonesia. Meski bervariasi, tarif yang dikenakan tersebut dapat mencapai lebih dari 20,5%. "Kalau tunggu mereka jalan susah. Kementerian Perdagangan banyak kerjaan yang lain," kata Susi, Senin (1/12).

Susi membandingkan, di beberapa negara lain seperti Ekuador dan Timor-Timor bebas pajak bila melakukan ekspor. Bila tarif yang dikenakan tersebut dapat di turunkan, diharapkan keuntungan yang diperoleh pengusaha Indonesia menjadi lebih tinggi lagi.

Saut P Hutagalung, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP mengatakan, pasar produk perikanan Indonesia harusi menerima pil pahit di bidang tarif atau bea masuk (BM).

Saut mencontohkan, beberapa BM yang cukup besar dikenakan untuk produk perikanan Indonesia tersebut adalah tuna kaleng yang diekspor ke Jepang dikenakan BM 9,6%. Tuna kaleng yang ditujukan ke pasar Uni Eropa (UE) dikenakan tarif tambahan 20,5%. Paling tinggi, bila ekspor ke negara-negara Timur Tengah BM dikenakan mencapai 35%-40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×