kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Komponen lokal menekan lonjakan harga Toyota NAV1


Jumat, 09 Mei 2014 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Menjelang kompetisi sepakbola profesional Indonesia Liga 1 Musim 2022-2023, pialang berjangka Indonesia, Octa Investama Berjangka, resmi menjadi sponsor klub sepakbola Persija Jakarta.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Toyota NAV1 sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2012, merupakan rakitan lokal (CKD). Semenjak itu, MPV premium ini baru sekali mendapatkan penyegaran desain. Hari ini, Jumat (9/5), Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan New NAV1 dengan konsep perubahan minor change. Sebagian besar pembaruan memakai komponen lokal.

Kehadiran terbaru mengusung perubahan di bagian eksterior dan interior. Meski tidak banyak, konsepnya mengangkat nuansa elegan. Dari luar, transisi terlihat dari tambahan krom pada pegangan pintu, serta ornamen di bagian belakang. Di bagian dalam, warna ornamen kabin berubah dari beige menjadi hitam.

“Hampir sebagian besar perubahan berasal dari lokal. Seperti pada ornamen di bagian belakang, smoothing panel, dan head unit yang berasal dari Indonesia,” ujar Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran TAM, saat peluncuran, di Jakarta.

Dengan begitu, kenaikan harga bisa ditekan. Samulo mengungkapkan, dari seluruh penyegaran, harga “asli” mencapai Rp 10 – 15 juta. “Untuk model baru ini kenaikan hanya Rp 3 jutaan,” jelasnya.
New NAV1 tetap tersedia dalam dua pilihan varian, tipe G Grade yang dijual dengan harga Rp 386,6 juta dan tipe V Limited dilepas dengan banderol Rp 406 juta. Sepanjang karir (Desember 2012 - Maret 2014), 3.044 unit NAV1 telah beredar di Indonesia.  (Febri Ardani Saragih)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×