kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kualitas di Pantai Gading menurun, harga kakao bisa sampai US$ 4.500 per ton


Kamis, 17 Maret 2011 / 11:46 WIB
Kualitas di Pantai Gading menurun, harga kakao bisa sampai US$ 4.500 per ton
ILUSTRASI. Kendaraan truk melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel ke kapal tongkang di salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Rabu (6/11/2019). Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM telah memutuskan mel


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

LONDON. Friedberg Mercantile Group Ltd. mengatakan kualitas 40% kakao di Pantai Gading menurun karena larangan ekspor oleh Alassane Outtara, Presiden terpilih Pemilu Pantai Gading pada November 2010 lalu. Sebanyak 440.000 metrik ton kakao terbengkalai di gudang pelabuhan di Abidjan.

"Kalau sudah begini, para produsen cokelat di Eropa tidak akan mau membeli kakao dari Pantai Gading karena kualitas kakao sudah tidak memenuhi syarat lagi," ujar Sholom Sanik analis Friedberg Mercantile Group Ltd di Toronto.

Sanik menjelaskan, jika terjadi bentrokan di Pantai Gading dan panen kakao rusak, maka dunia akan mengalami defisit pasokan kakao hingga 350.000 metrik ton. "Jika ini terjadi, harga kakao bisa naik hingga US$ 4.500 per ton," ujarnya.

Harga kakao untuk pengiriman Mei 2011 turun 1% menjadi US$ 3.224 per ton pada 13:15 waktu setempat di ICE Futures di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×