kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kualitas di Pantai Gading menurun, harga kakao bisa sampai US$ 4.500 per ton


Kamis, 17 Maret 2011 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan truk melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel ke kapal tongkang di salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Rabu (6/11/2019). Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM telah memutuskan mel


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

LONDON. Friedberg Mercantile Group Ltd. mengatakan kualitas 40% kakao di Pantai Gading menurun karena larangan ekspor oleh Alassane Outtara, Presiden terpilih Pemilu Pantai Gading pada November 2010 lalu. Sebanyak 440.000 metrik ton kakao terbengkalai di gudang pelabuhan di Abidjan.

"Kalau sudah begini, para produsen cokelat di Eropa tidak akan mau membeli kakao dari Pantai Gading karena kualitas kakao sudah tidak memenuhi syarat lagi," ujar Sholom Sanik analis Friedberg Mercantile Group Ltd di Toronto.

Sanik menjelaskan, jika terjadi bentrokan di Pantai Gading dan panen kakao rusak, maka dunia akan mengalami defisit pasokan kakao hingga 350.000 metrik ton. "Jika ini terjadi, harga kakao bisa naik hingga US$ 4.500 per ton," ujarnya.

Harga kakao untuk pengiriman Mei 2011 turun 1% menjadi US$ 3.224 per ton pada 13:15 waktu setempat di ICE Futures di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×